Tag: Kredit Jogja

  • Waspada Penipuan Berbasis AI, Satgas PASTI Ingatkan Masyarakat Tidak Mudah Terperdaya

    Waspada Penipuan Berbasis AI, Satgas PASTI Ingatkan Masyarakat Tidak Mudah Terperdaya

    Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan yang kini memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI). PT. BPR Chandra Muktiartha turut mengimbau seluruh nasabah dan masyarakat luas untuk tidak mudah percaya terhadap komunikasi digital yang terdengar atau terlihat meyakinkan, karena teknologi AI kini mampu meniru suara hingga wajah seseorang secara sangat realistis.

    Tiruan Suara: Modus Penipuan yang Semakin Sering Terjadi

    Melalui teknologi voice cloning, pelaku dapat meniru suara seseorang hanya dari potongan rekaman pendek. Suara tersebut kemudian digunakan untuk berpura-pura menjadi keluarga, teman, atau kolega yang meminta bantuan mendadak. Banyak korban tertipu karena suara terdengar benar-benar mirip dengan orang yang dikenalnya.

    Deepfake: Video Palsu yang Nyaris Tak Terbantahkan

    Selain suara, kemajuan AI juga memungkinkan pembuatan video palsu yang sangat menyerupai wajah dan ekspresi seseorang. Pelaku menggunakan video ini untuk memperkuat kepercayaan korban, sehingga permintaan mereka terlihat masuk akal dan mendesak.

    Langkah Pencegahan untuk Masyarakat dan Nasabah PT. BPR Chandra Muktiartha

    Untuk menghindari kerugian, beberapa langkah yang disarankan antara lain:

    1. Verifikasi melalui jalur lain. Jika menerima pesan atau panggilan yang mencurigakan, terutama terkait uang atau data pribadi, pastikan kebenarannya dengan menghubungi orang tersebut melalui nomor atau saluran komunikasi lain.
    2. Jaga data pribadi. Jangan memberikan informasi penting kepada pihak yang identitasnya tidak dapat diverifikasi.
    3. Waspadai konten yang aneh atau tidak natural. Suara atau video yang terasa “tidak biasa” meski berasal dari orang yang dikenal harus langsung dicurigai.


    Satgas PASTI Tindak Ratusan Entitas Keuangan Ilegal

    Dalam penindakan terbaru, Satgas PASTI memblokir:

    • 611 situs dan aplikasi pinjaman online ilegal
    • 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri) yang berpotensi menyalahgunakan data
    • 69 penawaran investasi ilegal, termasuk modus impersonasi, penipuan kerja paruh waktu, dan investasi palsu

    Upaya ini semakin kuat berkat keterlibatan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sejak 2025 dan dukungan patroli siber dari Kementerian Agama RI yang mengawasi konten umrah dan haji yang tidak sesuai ketentuan.

    Sejak 2017 hingga 12 November 2025, Satgas PASTI telah menghentikan 14.005 entitas keuangan ilegal, termasuk investasi ilegal, pinjaman online ilegal/pinpri, dan entitas gadai ilegal.


    Laporan Penipuan yang Masuk ke Indonesia Anti-Scam Centre (IASC)

    Sejak 22 November 2024 sampai 11 November 2025, IASC menerima:

    • 343.402 laporan penipuan
    • 563.558 rekening terkait penipuan
    • 106.222 rekening telah diblokir
    • Total kerugian mencapai Rp7,8 triliun
    • Rp386,5 miliar berhasil dibekukan

    Sebagai bentuk komitmen dalam melindungi nasabah, PT. BPR Chandra Muktiartha juga mengimbau agar masyarakat hanya menghubungi nomor resmi kantor kami untuk memastikan keaslian setiap informasi atau permintaan yang diterima. Untuk kebutuhan verifikasi, nasabah dapat menghubungi nomor official PT. BPR Chandra Muktiartha di:

    Telp : (0274)376-276 / (0274)385-192  |  Whatsapp Official : 0888-0101-5000

  • Cara Membuat Anggaran Bulanan agar Keuangan Lebih Terkendali

    Cara Membuat Anggaran Bulanan agar Keuangan Lebih Terkendali

    Mengatur keuangan dengan baik dimulai dari kemampuan menyusun anggaran bulanan yang jelas dan terarah. Tanpa anggaran, arus kas mudah tidak terkendali, sehingga sulit mencapai tujuan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang. Dengan anggaran yang terstruktur, Anda dapat menjaga stabilitas keuangan serta membuat keputusan finansial yang lebih bijak.

    Artikel ini disusun sebagai bentuk edukasi finansial dari PT. BPR Chandra Muktiartha, untuk membantu masyarakat memahami cara mengatur keuangan secara efektif.

    1. Catat Semua Sumber Pemasukan

    Langkah pertama dalam menyusun anggaran adalah mengetahui jumlah pemasukan Anda. Pemasukan dapat berasal dari gaji, usaha, lembur, bonus, hingga pekerjaan sampingan. Pencatatan yang rinci akan memudahkan Anda menentukan alokasi keuangan secara proporsional.

    2. Identifikasi Pengeluaran Wajib dan Harian

    Buat daftar pengeluaran yang bersifat wajib seperti:

    • Kebutuhan pokok
    • Tagihan bulanan
    • Transportasi
    • Cicilan
    • Biaya rumah tangga

    Setelah mengetahui total pengeluaran wajib, Anda dapat melihat sisa dana yang bisa dialokasikan untuk tabungan atau pos lainnya.

    3. Sisihkan Dana Tabungan di Awal

    Prinsip “bayar diri sendiri dulu” sangat penting dalam perencanaan keuangan. Sisihkan minimal 10–20% pemasukan Anda untuk tabungan atau investasi. Dengan menyimpannya di awal, Anda terhindar dari penyusutan dana akibat pengeluaran yang tidak direncanakan.

    4. Kendalikan Pengeluaran Konsumtif

    Pengeluaran konsumtif seperti hobi, nongkrong, belanja impulsif, atau langganan digital sering kali menjadi sumber kebocoran keuangan. Tentukan batas maksimal untuk pengeluaran ini agar tidak mengganggu stabilitas keuangan Anda.

    5. Pilih Metode Anggaran yang Tepat

    Setiap orang memiliki pendekatan yang berbeda dalam mengatur keuangan. Beberapa metode yang bisa Anda gunakan antara lain:

    • Metode 50/30/20

    Metode ini membagi pemasukan ke dalam tiga kategori besar:

    50% untuk kebutuhan (needs)
     Seperti makan, transportasi, tagihan, cicilan, dan kebutuhan pokok lain.

    30% untuk keinginan (wants)
     Misalnya hiburan, nongkrong, belanja non-esensial, atau hobi.

    20% untuk tabungan & investasi (savings)
     Termasuk dana darurat, deposito, dan instrumen investasi lainnya.

    Kelebihan: Praktis, mudah diterapkan, cocok untuk pemula.

    • Zero-based budgeting

    Dalam metode ini, setiap rupiah pemasukan harus “memiliki tujuan”, sehingga total pemasukan dan total pengeluaran akan bernilai 0 di akhir perhitungan.
     Artinya, tidak ada uang menganggur karena semuanya telah dialokasikan, termasuk untuk tabungan, dana darurat, hiburan, dan pos lainnya.

    Kelebihan: Sangat detail dan efektif untuk menghindari pemborosan.

    • Envelope budgeting

    Metode ini memisahkan dana ke dalam kategori pengeluaran menggunakan “amplop” (secara fisik atau digital).
     Contoh amplop: kebutuhan pokok, transportasi, tabungan, hiburan, dan lainnya.

    Setiap kategori hanya boleh menggunakan dana di amplop tersebut. Jika sudah habis, Anda harus menunggu periode berikutnya.

    Kelebihan: Sangat efektif mengontrol pengeluaran konsumtif karena ada batas yang jelas.


     Anda dapat memilih metode yang paling sesuai dengan kebiasaan dan kebutuhan Anda.

    6. Lakukan Evaluasi Secara Berkala

    Keuangan bersifat dinamis, sehingga evaluasi bulanan sangat penting dilakukan. Dengan melakukan evaluasi, Anda dapat menyesuaikan anggaran jika terjadi perubahan dalam pemasukan, pengeluaran, atau prioritas finansial.

    7. Gunakan Produk Keuangan yang Aman

    Untuk mengelola uang dengan lebih efektif, Anda dapat memanfaatkan produk simpanan atau deposito dari lembaga tepercaya. PT. BPR Chandra Muktiartha menyediakan pilihan produk yang aman dan sesuai bagi masyarakat yang ingin membangun kebiasaan keuangan yang lebih teratur.

    Jika Anda membutuhkan informasi tambahan atau ingin berkonsultasi mengenai solusi keuangan yang aman, PT. BPR Chandra Muktiartha siap mendampingi Anda.

    Silakan menghubungi layanan resmi kami:
     Telp : (0274)376-276 / (0274)385-192 | Whatsapp Official : 0888-0101-5000

  • OJK Menerbitkan Peraturan Baru Terkait Tata Cara Penagihan Denda: Informasi Penting bagi Nasabah PT. BPR Chandra Muktiartha

    OJK Menerbitkan Peraturan Baru Terkait Tata Cara Penagihan Denda: Informasi Penting bagi Nasabah PT. BPR Chandra Muktiartha

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan peraturan baru mengenai tata cara penagihan sanksi administratif berupa denda di sektor jasa keuangan. Regulasi ini bertujuan memperkuat kepastian hukum, meningkatkan disiplin kepatuhan, dan memastikan bahwa proses penagihan denda dilakukan secara terstruktur serta akuntabel di seluruh lembaga jasa keuangan.

    Sebagai nasabah PT. BPR Chandra Muktiartha, memahami regulasi terbaru ini merupakan bagian dari literasi keuangan yang penting, karena mengilustrasikan bagaimana industri perbankan dan lembaga keuangan lain diawasi dan diarahkan untuk memenuhi standar operasional yang baik.


    Ruang Lingkup Peraturan Baru OJK

    Dalam peraturan yang ditetapkan, OJK mengatur secara lebih rinci mengenai:

    • Definisi sanksi administratif berupa denda,
    • Mekanisme pembayaran,
    • Proses pengajuan keberatan,
    • Ketentuan bunga atas keterlambatan,
    • Serta langkah-langkah penagihan ketika denda belum diselesaikan.

    Regulasi ini menjadi penyempurnaan dari ketentuan sebelumnya, dengan pendekatan yang lebih sistematis dan relevan terhadap perkembangan sektor jasa keuangan saat ini.


    Ketentuan Pembayaran Denda

    Pihak yang dikenakan sanksi wajib melakukan pembayaran melalui:

    • Rekening resmi OJK, atau
    • Metode lain yang ditetapkan oleh OJK.

    Pembayaran harus dilakukan paling lambat 30 hari sejak surat penetapan denda diterbitkan. Ketentuan ini diberlakukan agar proses administrasi bersifat jelas, terukur, dan tidak menimbulkan ketidakpastian.


    Fasilitas Pengajuan Keberatan

    Peraturan baru ini juga memberikan kesempatan bagi pihak yang ingin mengajukan keberatan atas penetapan denda. Selama proses tersebut berlangsung, kewajiban pembayaran dapat ditangguhkan hingga OJK memberikan keputusan atas permohonan tersebut.

    Bagi nasabah PT. BPR Chandra Muktiartha, ketentuan ini menunjukkan bahwa mekanisme penegakan aturan dilakukan melalui proses yang objektif, memberikan ruang bagi klarifikasi, dan memastikan bahwa setiap keputusan dipertimbangkan secara menyeluruh.


    Penanganan Keterlambatan Pembayaran

    Apabila denda tidak diselesaikan dalam batas waktu yang ditentukan, OJK akan:

    1. Mengirimkan surat teguran pertama beserta perhitungan bunga keterlambatan,
    2. Memberikan waktu tambahan 30 hari,
    3. Jika belum dipenuhi, OJK mengeluarkan surat teguran kedua.

    Besaran bunga yang dikenakan dalam ketentuan ini adalah 2% per bulan, dengan batas maksimum 48% dari nilai denda. Dalam hal kewajiban masih belum dipenuhi hingga melewati 1 tahun, denda tersebut dapat dikategorikan sebagai piutang macet dan prosesnya diserahkan kepada lembaga yang berwenang menangani piutang negara.


    Manfaat Regulasi Baru bagi Nasabah PT. BPR Chandra Muktiartha

    Penerbitan peraturan baru ini membawa sejumlah manfaat, antara lain:

    • Menjamin bahwa lembaga jasa keuangan menjalankan kegiatan sesuai standar kepatuhan yang ditetapkan,
    • Mendorong terciptanya tata kelola yang lebih baik dan transparan,
    • Meningkatkan keamanan serta kenyamanan nasabah dalam menggunakan layanan perbankan,
    • Memperkuat perlindungan terhadap masyarakat melalui pengawasan yang lebih disiplin.

    Dengan adanya regulasi yang lebih jelas dan terstruktur, nasabah dapat lebih yakin bahwa layanan yang diberikan oleh lembaga keuangan berada dalam kerangka pengawasan yang ketat dan terpercaya.


    Regulasi baru yang diterbitkan oleh OJK ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk memastikan sektor jasa keuangan tetap stabil, sehat, dan responsif terhadap perkembangan industri. Nasabah PT. BPR Chandra Muktiartha diharapkan dapat memanfaatkan informasi ini sebagai pemahaman tambahan mengenai bagaimana lembaga keuangan diarahkan untuk beroperasi secara profesional dan sesuai ketentuan.

    Sebagai bentuk komitmen terhadap keamanan dan kenyamanan layanan, PT. BPR Chandra Muktiartha mengimbau agar nasabah selalu melakukan verifikasi informasi melalui saluran resmi. Untuk kebutuhan klarifikasi atau memastikan keaslian komunikasi, nasabah dapat menghubungi nomor telepon official PT. BPR Chandra Muktiartha di:

    Telp : (0274)376-276 / (0274)385-192  |  Whatsapp Official : 0888-0101-5000

  • Tips Investasi Properti untuk Pemula

    Tips Investasi Properti untuk Pemula

    Investasi properti merupakan salah satu pilihan investasi yang populer di kalangan masyarakat. Selain memiliki potensi keuntungan yang tinggi, properti juga dianggap sebagai aset yang aman. Bagi pemula, memulai investasi properti bisa terasa menantang. Berikut ini adalah beberapa tips penting untuk membantu Anda memulai perjalanan investasi properti dengan sukses.

    1. Tentukan Tujuan Investasi Anda

    Sebelum memulai investasi, penting untuk menentukan tujuan investasi Anda. Apakah Anda ingin memperoleh penghasilan pasif dari sewa properti, atau Anda lebih tertarik pada peningkatan nilai properti dalam jangka panjang? Menentukan tujuan investasi akan membantu Anda memilih jenis properti dan strategi investasi yang sesuai.

    2. Lakukan Riset Pasar

    Melakukan riset pasar adalah langkah krusial dalam investasi properti. Pelajari tren harga properti di lokasi yang Anda minati, perhatikan faktor-faktor seperti pertumbuhan ekonomi, infrastruktur, dan perkembangan wilayah. Riset yang baik akan membantu Anda menemukan lokasi dengan potensi pertumbuhan yang tinggi dan risiko yang lebih rendah.

    3. Tentukan Anggaran Anda

    Menetapkan anggaran yang realistis adalah langkah penting dalam investasi properti. Hitung biaya pembelian, biaya perawatan, pajak, dan biaya lainnya yang mungkin timbul. Pastikan Anda memiliki dana cadangan untuk mengatasi biaya tak terduga. Jangan lupa mempertimbangkan sumber pembiayaan seperti kredit properti atau pinjaman bank.

    4. Pilih Jenis Properti yang Tepat

    Ada berbagai jenis properti yang bisa Anda pilih untuk investasi, seperti rumah tinggal, apartemen, ruko, atau tanah kosong. Setiap jenis properti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pilih jenis properti yang sesuai dengan tujuan investasi Anda dan yang Anda pahami dengan baik.

    5. Perhatikan Lokasi

    Lokasi adalah faktor kunci dalam investasi properti. Properti di lokasi strategis dengan akses mudah ke fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan cenderung memiliki nilai yang lebih tinggi dan lebih mudah disewakan. Perhatikan juga potensi perkembangan wilayah di masa depan.

    6. Evaluasi Potensi Penghasilan

    Jika tujuan Anda adalah mendapatkan penghasilan dari sewa, evaluasi potensi penghasilan properti tersebut. Bandingkan dengan properti serupa di area yang sama. Pertimbangkan juga tingkat hunian dan permintaan sewa di daerah tersebut. Properti dengan potensi penghasilan sewa yang tinggi biasanya merupakan pilihan investasi yang baik.

    7. Kelola Properti dengan Baik

    Mengelola properti dengan baik adalah kunci kesuksesan dalam investasi properti. Pastikan properti Anda dalam kondisi baik dan layak huni. Tanggapi keluhan dan kebutuhan penyewa dengan cepat dan profesional. Anda juga bisa mempertimbangkan untuk menggunakan jasa manajemen properti jika tidak memiliki waktu untuk mengelola sendiri.

    8. Pertimbangkan Diversifikasi

    Diversifikasi portofolio investasi Anda dengan memiliki beberapa jenis properti di lokasi yang berbeda bisa membantu mengurangi risiko. Dengan demikian, jika satu properti mengalami penurunan nilai atau kesulitan penyewaan, properti lainnya masih bisa memberikan keuntungan.

    9. Pahami Legalitas dan Regulasi

    Pastikan Anda memahami semua aspek legal dan regulasi terkait investasi properti. Ini termasuk perizinan, pajak, dan aturan zonasi. Memahami regulasi ini akan membantu Anda menghindari masalah hukum di kemudian hari.

    10. Konsultasikan dengan Ahli

    Jika Anda merasa kurang yakin atau membutuhkan nasihat lebih lanjut, konsultasikan dengan ahli properti atau penasihat keuangan. Mereka bisa memberikan wawasan dan saran yang berharga untuk membantu Anda membuat keputusan investasi yang tepat.

    Kesimpulan

    Investasi properti bisa menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan kekayaan dan mencapai kebebasan finansial. Ingatlah untuk selalu melakukan riset yang mendalam dan bersikap bijaksana dalam setiap keputusan investasi Anda.


    Semoga artikel ini dapat membantu, Anda dapat memulai perjalanan investasi properti dengan langkah yang tepat dan memaksimalkan potensi keuntungan Anda. Selamat berinvestasi!

  • Bagaimana Sistem Take Over KPR?

    Bagaimana Sistem Take Over KPR?

    Take Over Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah proses memindahkan fasilitas kredit dari satu bank ke bank lain. Hal ini sering dilakukan untuk mendapatkan suku bunga lebih rendah, meningkatkan plafon pinjaman, atau memperoleh keuntungan lain dari bank baru. Ada beberapa jenis take over KPR yang perlu Anda ketahui, yaitu take over KPR jual-beli, take over KPR bawah tangan, dan take over KPR antar bank. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

    1. Take Over KPR Jual-Beli

    Take over KPR jual-beli terjadi ketika pemilik rumah yang masih dalam masa cicilan KPR ingin menjual rumahnya kepada pihak lain. Prosesnya melibatkan tiga pihak utama: penjual (pemilik rumah), pembeli baru, dan bank pemberi kredit. Berikut adalah langkah-langkah umum dalam take over KPR jual-beli:

    -Persiapan Dokumen: Penjual menyiapkan dokumen KPR, sertifikat rumah, IMB, dan dokumen pribadi.
    -Penilaian Properti: Bank baru menilai properti dan kemampuan finansial pembeli.
    -Pengajuan Kredit: Pembeli mengajukan kredit ke bank baru dengan menyerahkan dokumen yang diperlukan.
    -Pelunasan Sisa KPR: Bank baru melunasi sisa pinjaman KPR penjual di bank lama.
    -Balik Nama Hak Tanggungan: Proses balik nama sertifikat dan hak tanggungan dari penjual ke pembeli dilakukan melalui notaris.

    1. Take Over KPR Bawah Tangan

    Take over KPR bawah tangan adalah proses pemindahan kredit tanpa melibatkan bank lama secara langsung. Proses ini dilakukan antara pemilik rumah dan pembeli baru, di mana pembeli mengambil alih sisa cicilan KPR tanpa melalui prosedur resmi di bank lama. Meskipun lebih sederhana, proses ini memiliki risiko, seperti tidak adanya jaminan hukum. Langkah-langkah yang biasanya dilakukan adalah:

    -Kesepakatan Antara Penjual dan Pembeli: Kedua belah pihak menyepakati pengambilalihan sisa cicilan KPR.
    -Dokumen Kesepakatan: Penjual dan pembeli menandatangani surat kesepakatan pengambilalihan cicilan.
    -Pembayaran Sisa Cicilan: Pembeli baru melanjutkan pembayaran cicilan sesuai kesepakatan.

    1. Take Over KPR Antar Bank

    Take over KPR antar bank adalah proses di mana nasabah memindahkan fasilitas kredit KPR dari satu bank ke bank lain. Hal ini biasanya dilakukan untuk mendapatkan suku bunga lebih rendah atau keuntungan lain. Berikut adalah langkah-langkah umum dalam take over KPR antar bank:

    -Persiapan Dokumen: Nasabah menyiapkan dokumen pribadi, dokumen properti, dan dokumen kredit dari bank lama.
    -Pengajuan ke Bank Baru: Nasabah mengajukan permohonan take over ke bank baru dengan menyerahkan dokumen yang diperlukan.
    -Penilaian dan Persetujuan: Bank baru menilai properti dan kemampuan finansial nasabah, kemudian memberikan persetujuan kredit baru.
    -Pelunasan di Bank Lama: Bank baru melunasi sisa pinjaman di bank lama.
    -Pengikatan di Notaris: Nasabah menandatangani perjanjian kredit baru di hadapan notaris.
    -Balik Nama Hak Tanggungan: Notaris membantu proses balik nama hak tanggungan dari bank lama ke bank baru.

    Kesimpulan
    Sistem take over KPR menawarkan berbagai keuntungan, seperti suku bunga lebih rendah dan plafon pinjaman yang lebih tinggi. Namun, penting untuk memahami setiap jenis take over KPR dan risikonya. Dengan persiapan yang tepat dan konsultasi dengan pihak bank, Anda dapat memanfaatkan take over KPR untuk meningkatkan kondisi finansial Anda.

    Tags: #TakeOverKPR #KreditRumah #PembiayaanRumah #TipsKPR #Finansial #Properti

    Dengan penjelasan ini, diharapkan Anda lebih memahami bagaimana sistem take over KPR bekerja dan jenis-jenisnya. Semoga artikel ini bermanfaat!

    Untuk Anda yang baru ingin mengajukan KPR ke pihak bank, tidak perlu khawatir! Anda bisa mencoba untuk mengajukan pinjaman KPR ke BPR Chandra Muktiartha

  • Generasi Muda Perlu Financial Planning

    Melihat sangat betapa pentingnya financial planning untuk setiap individu, tentu ada banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan seperti

    1. Panduan untuk mengelola keuangan

    Rencana keuangan ibarat kitab atau pedoman yang harus kamu lihat setiap saat untuk menjaga agar kamu tidak menyimpang dari “jalur” yang sudah direncanakan, dan pada gilirannya mengamankan kondisi keuanganmu. Sehingga setiap langkah yang kamu ambil tidak akan menyebabkan penyesalan karena kamu tahu kamu sedang berjalan menuju tujuan yang kamu impikan.

     

    1. Memaksimalkan sumber pendapatan yang dimiliki

    Arus kas adalah pencatatan uang yang masuk dan keluar setiap harinya. Jika kamu rajin mencatat arus uangmu, maka kamu akan tahu item pengeluaran apa yang paling besar dan mana yang bisa kamu pangkas. Dengan demikian kamu akan menyadari bagaimana caramu menggunakan uangmu selama ini.

     

    1. Melakukan penghematan

    Tidak peduli seberapa besar uang yang kamu miliki, kamu tetap harus berhemat jika ingin mencapai tujuan finansial yang lebih besar. Berhemat artinya tahu kebutuhan mana yang harus didahulukan dan mana yang bisa ditunda, tahu mana yang merupakan keinginan dan mana yang merupakan kebutuhan, serta mana yang harus diprioritaskan dan mana yang bisa dipangkas.

     

    1. Memulai investasi dan memiliki pendapatan pasif

    Pernah dengar kebebasan finansial merupakan tujuan akhir yang ingin dicapai oleh setiap individu. Kebebasan finansial bisa dicapai dengan memiliki pendapatan pasif berupa investasi. Artinya, kamu bukan bekerja untuk uang tapi uanglah yang bekerja untukmu. Keinginan untuk berinvestasi akan bisa kamu capai jika kamu punya perencanaan finansial yang matang. Ada banyak jenis investasi yang bisa kamu pilih dan kamu sesuaikan dengan kebutuhan, tujuan finansial, serta kondisi keuangan pribadimu.

     

    1. Mengurangi kecemasan akan masa mendatang

    Tidak ada seorangpun yang bisa memprediksi apa yang akan terjadi di masa mendatang. Jangan merasa aman dan nyaman hanya karena kamu sudah memiliki pekerjaan tetap dan gaji yang memadai. Tidak ada yang bisa menjamin kamu tidak akan kehilangan pekerjaan. Tanpa adanya pekerjaan, maka tidak akan ada sumber pendapatan. Namun selama kamu memiliki rencana finansial yang matang, kamu tidak perlu khawatir karena selama kamu tidak bekerja, kamu masih bisa membiayai hidup dengan uang yang sudah kamu simpan untuk kondisi darurat selama ini.

     

    1. Mewujudkan impian

    Inilah salah satu manfaat memiliki rencana keuangan. Seperti yang sudah sering disebutkan di atas, memiliki financial planning akan membantumu mewujudkan setiap impian finansial yang ingin kamu capai. Misalnya impian membeli rumah, properti, dan masih banyak lagi.

     

    Nah, disinilah pentingnya financial planning. Kamu harus memiliki rencana keuangan agar semua tujuan finansialmu dapat tercapai. Ini akan mencegah kamu untuk overspending  alias mengeluarkan uang lebih banyak dari yang seharusnya dan lebih dari yang bisa kamu dapatkan. Tanpa adanya financial planning yang matang, kehidupan yang nyaman dan sejahtera hanya akan menjadi impian yang tidak kunjung terwujud.

  • INI TIPS BEKERJA DI TENGAH WABAH VIRUS CORONA

    INI TIPS BEKERJA DI TENGAH WABAH VIRUS CORONA

    1. Cuti sakit yang dibayar,
      Tak memiliki opsi bekerja di rumah, para pekerja yang sakit tetap disarankan untuk tinggal di rumah. Itu adalah rekomendasi terbaik untuk mencegah penyebaran virus corona di tempat kerja. Sayangnya, 90 persen pekerja tetap bekerja meski saat sakit. Alasan utamanya karena terlalu punya banyak pekerjaan, tidak ingin ambil cuti saat sakit, dan merasakan beragam tekanan dari manajemen dan kolega untuk terus bekerja. Dan bagi banyak orang, mengambil cuti sakit berarti tidak mendapat gaji di hari tersebut. Memang, saat ini tidak ada hukum yang mewajibkan pengusaha membayar cuti sakit. Tapi sebagai gantinya, beberapa negara mengharuskan pengusaha memberikan cuti sakit yang tetap dibayar kepada pekerja yang memenuhi syarat.
    2. Ketika bekerja di rumah bukan pilihan,
      Goldstein mengatakan, jika bekerja di rumah bukan sebuah pilihan bagi para pekerja, perusahaan harus mengatur penjadwalan dan mengambil opsi bekerja jarak jauh. Bahkan ahli strategi tempat kerja Cali Williams Yos menyarankan, perusahaan untuk mengadopsi langkah fleksibilitas kerja. Caranya, pekerja duduk bersama manajer mereka, menjalani tanggung jawab harian mereka, dan menentukan mana yang dapat dikerjakan secara remote alias jarak jauh. Di sisi lain, pekerja juga mesti siap menentukan apa yang akan mereka butuhkan saat bekerja jarak jauh, mulai dari akses komunikasi jarak jauh dengan perusahaan, alat komunikasi, konferensi video, dokumen dan sebagainya. “Tidak ada yang sia-sia untuk memikirkan ini
      3. Komunikasi dengan HRD,
      Alonso menasihati para pekerja untuk meningkatkan cakupan asuransi kesehatan yang didukung oleh perusahaan. Penting bagi pekerja untuk memahami apa saja yang tercakup dalam kepesertaan dan sampai sejauh mana cakupannya bila jatuh sakit dan membutuhkan perawatan medis. Pekerja bisa menelepon atau mengirim pesan kepada spesialis human resources untuk membuat keputusan tentang kesehatan dan keuangan mereka. Pekerja juga dapat mengeksplorasi apakah perusahaan menyediakan akses ke kesehatan mental profesional jika wabah berdampak pada kesehatan mental mereka.
  • Tips Keuangan Untuk Bergaji Yang Pas-Pasan

    Tips Keuangan Untuk Bergaji Yang Pas-Pasan

    Meski kerja berat dan belum digaji tinggi atau sepadan dengan pekerjaan, Anda juga harus melakukan beberapa hal lain agar kondisi keuangan khususnya penghasilan bisa mencukupi kebutuhan. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar bisa memiliki kondisi keuangan maksimal dengan gaji minimal :

    1. Merencanakan dan Membuat Achievement di Perusahaan
      Untuk membuat prestasi tentu butuh perencanaan yang matang dan tidak tiba – tiba. Anda bisa membuat daftar achievment atau pencapaian yang akan dilakukan di perusahaan. Hal ini penting agar atasan bisa menyadari seluruh kontribusi, prestasi, dan betapa pentingnya pegawai seperti Anda kepada perusahaan.
    2. Mencoba Mencari Pekerjaan / Proyek Lain
      Anda juga bisa mencoba mencari pekerjaan lain misalnya freelance atau mencari proyek bersama teman kerja. Tentunya selain akan membuat penghasilan meningkat juga bisa menambah kemampuan dan keterampilan dalam pekerjaan yang dilakukan saat ini.
    3. Mencoba Bisnis untuk Penghasilan Tambahan
      Anda bisa melakukan bisnis online (Jual Beli, Jasa) melalui beberapa platform e commerce atau sosial media. Dengan cara ini Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan sembari tetap bekerja dengan pekerjaan yang sekarang.
    4. Melakukan Penghematan
      Anda bisa mempraktekkan hidup hemat ini seperti mengurangi makan di restoran, nonton, nongkrong di kafe, dan sebagainya. Hal ini tentu akan bisa membuat keuangan yang sedikit tetap terjaga dengan baik.
    5. Menyisihkan Penghasilan sebisa Mungkin
      Meski uang yang disisihkan tidak besar namun usahakan bisa melakukannya setiap bulan atau bahkan setiap minggu. Hal ini bertujuan walaupun berpenghasilan tidak tinggi namun tetap ingin memiliki keadaan finansial yang baik.
      Selain menjaga kondisi keuangan tetap terjaga dengan baik, menyisihkan penghasilan juga bisa dimanfaatkan untuk keadaan darurat. Bisa saja kan mengalami hal – hal yang tidak diinginkan misalnya kebutuhan mendesak, uang berobat, atau terjadi kecelakaan kerja dan PHK.
    6. Meminta Saran dan Support Kepada Orang Lain
      Anda bisa meminta saran kepada orang lain semisal teman atau keluarga apabila merasa penghasilan dan pekerjaan tidak maksimal. Hal ini penting agar tidak terbebani dan stress karena kondisi ini.
  • Bukan Sehat Yang Mahal, Kamunya Saja Yang Gengsi Lakukan 5 Hal Ini

    Bukan Sehat Yang Mahal, Kamunya Saja Yang Gengsi Lakukan 5 Hal Ini

    Pada dasarnya, kehidupan yang sehat bukankah sesuatu yang sulit untuk dijalani, apalagi jika sudah dijadikan sebagai sebuah kebiasaan. Namun sebaliknya, sebagian besar orang justru menjauhi gaya hidup sehat ini dengan berbagai alasan yang tidak penting sama sekali. Berbagai cara ini bahkan bisa kamu lakukan dengan cara yang mudah dan menyenangkan. Selain sehat, kamu juga tentu akan terlihat lebih keren dengan berbagai kebiasaan barumu yang sama sekali tidak mahal ini.

    Berikut ini adalah beberapa kebiasaan sehat dan murah yang bisa kamu lakukan dengan mudah dan menyenangkan:

    1. Konsumsi Makanan Sehat dan Murah
      Cobalah untuk makan dengan lebih bijak mulai saat ini, di mana kamu hanya mengkonsumsi makanan sehat dan murah saja. Selain mendapatkan manfaat yang baik untuk tubuhmu, cara yang satu ini juga akan menghemat lebih banyak uangmu.
    2. Berteman dan Hindari Stres
      Cobalah bergaul dan menemukan teman, di mana sesekali kamu bisa menghabiskan waktu bersama dengan mereka. Selain itu, luangkan juga waktumu untuk curhat dengan teman-temanmu, sehingga kamu tidak hanya memendam berbagai masalahmu sendirian. Ini akan memberikan dampak yang positif, baik untukmu maupun untuk temanmu tersebut.
    3. Jogging dan Nikmati Car Free Day (CFD)
      Setidaknya sekali dalam sepekan kamu bisa menikmati hari yang lebih santai dan tidak begitu sibuk.  Jangan hanya menikmati hari Minggu dengan tidur seharian, sebab ini justru akan membuat tubuhmu terasa lelah.
    4. Bangun Pagi dan Olahraga
      Tidak perlu jauh-jauh ke luar rumah, aktifitas ini bahkan bisa kamu lakukan dengan mudah di pekarangan rumahmu saja. Lakukan beberapa gerakan yang akan membuat tubuhmu lebih sehat dan bugar, sehingga kamu siap untuk menghadapi hari yang panjang.
    5. Biasakan Jalan Kaki dan Naik Tangga
      Kebiasaan berjalan kaki bisa kamu lakukan dengan banyak cara, seperti: berjalan kaki menuju halte bis terdekat, membeli makan siang sendiri di sekitar kantor, dan yang lainnya.  Kebiasaan-kebiasaan kecil seperti ini akan membuat tubuhmu lebih sehat dan bugar. Selain itu, biasakan juga untuk naik tangga.
  • Cara Dapatkan Asuransi Yang Murah Dan Terbaik

    Cara Dapatkan Asuransi Yang Murah Dan Terbaik

    Tentunya, semua orang mencari yang terbaik. Kalau bisa juga terjangkau supaya lebih hemat. Anda bisa teliti terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli dan memilihnya sebagai investasi.

    1. Jangan Pernah Menunda, Mulailah Sedini Mungkin Selain berinvestasi sejak dini, memulai jenis investasi berupa asuransi sedari dini akan membantumu lebih hemat. Sebab, usia adalah standar penentu perusahaan asuransi menetapkan premi.
    2. Untuk mendapatkan asuransi jiwa yang lebih hemat, sebaiknya Anda memilih asuransi jiwa murni (term life). Bukan jenis asuransi jiwa investasi (dwiguna). Asuransi jiwa murni akan memberikan pertanggungan khusus pada jiwa dan memberikan perlindungan dari hal-hal tidak diinginkan seperti kecelakaan sampai meninggal dunia. Karena memilih proteksi yang murni seperti ini, maka wajar jika premi yang dibayarkan jauh lebih murah, tanpa adanya investasi atau tabungan lainnya.
    3. Hindari Memilih Asuransi Jiwa untuk Seumur Hidup Sebab semakin lama jangka waktu terproteksi oleh asuransi, maka premi yang dikeluarkan juga makin tinggi.
    4. Perhatikan dengan Saksama Manfaat Tambahan Dalam asuransi jiwa, biasanya terdapat manfaat tambahan yang ditawarkan. Ini penting untuk dilakukan supaya Anda tidak menghabiskan uang begitu saja untuk hal yang sebenarnya tidak terlalu ada dalam daftar prioritas.