Category: Literasi Keuangan

  • Cara Membuat Anggaran Bulanan agar Keuangan Lebih Terkendali

    Cara Membuat Anggaran Bulanan agar Keuangan Lebih Terkendali

    Mengatur keuangan dengan baik dimulai dari kemampuan menyusun anggaran bulanan yang jelas dan terarah. Tanpa anggaran, arus kas mudah tidak terkendali, sehingga sulit mencapai tujuan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang. Dengan anggaran yang terstruktur, Anda dapat menjaga stabilitas keuangan serta membuat keputusan finansial yang lebih bijak.

    Artikel ini disusun sebagai bentuk edukasi finansial dari PT. BPR Chandra Muktiartha, untuk membantu masyarakat memahami cara mengatur keuangan secara efektif.

    1. Catat Semua Sumber Pemasukan

    Langkah pertama dalam menyusun anggaran adalah mengetahui jumlah pemasukan Anda. Pemasukan dapat berasal dari gaji, usaha, lembur, bonus, hingga pekerjaan sampingan. Pencatatan yang rinci akan memudahkan Anda menentukan alokasi keuangan secara proporsional.

    2. Identifikasi Pengeluaran Wajib dan Harian

    Buat daftar pengeluaran yang bersifat wajib seperti:

    • Kebutuhan pokok
    • Tagihan bulanan
    • Transportasi
    • Cicilan
    • Biaya rumah tangga

    Setelah mengetahui total pengeluaran wajib, Anda dapat melihat sisa dana yang bisa dialokasikan untuk tabungan atau pos lainnya.

    3. Sisihkan Dana Tabungan di Awal

    Prinsip “bayar diri sendiri dulu” sangat penting dalam perencanaan keuangan. Sisihkan minimal 10–20% pemasukan Anda untuk tabungan atau investasi. Dengan menyimpannya di awal, Anda terhindar dari penyusutan dana akibat pengeluaran yang tidak direncanakan.

    4. Kendalikan Pengeluaran Konsumtif

    Pengeluaran konsumtif seperti hobi, nongkrong, belanja impulsif, atau langganan digital sering kali menjadi sumber kebocoran keuangan. Tentukan batas maksimal untuk pengeluaran ini agar tidak mengganggu stabilitas keuangan Anda.

    5. Pilih Metode Anggaran yang Tepat

    Setiap orang memiliki pendekatan yang berbeda dalam mengatur keuangan. Beberapa metode yang bisa Anda gunakan antara lain:

    • Metode 50/30/20

    Metode ini membagi pemasukan ke dalam tiga kategori besar:

    50% untuk kebutuhan (needs)
     Seperti makan, transportasi, tagihan, cicilan, dan kebutuhan pokok lain.

    30% untuk keinginan (wants)
     Misalnya hiburan, nongkrong, belanja non-esensial, atau hobi.

    20% untuk tabungan & investasi (savings)
     Termasuk dana darurat, deposito, dan instrumen investasi lainnya.

    Kelebihan: Praktis, mudah diterapkan, cocok untuk pemula.

    • Zero-based budgeting

    Dalam metode ini, setiap rupiah pemasukan harus “memiliki tujuan”, sehingga total pemasukan dan total pengeluaran akan bernilai 0 di akhir perhitungan.
     Artinya, tidak ada uang menganggur karena semuanya telah dialokasikan, termasuk untuk tabungan, dana darurat, hiburan, dan pos lainnya.

    Kelebihan: Sangat detail dan efektif untuk menghindari pemborosan.

    • Envelope budgeting

    Metode ini memisahkan dana ke dalam kategori pengeluaran menggunakan “amplop” (secara fisik atau digital).
     Contoh amplop: kebutuhan pokok, transportasi, tabungan, hiburan, dan lainnya.

    Setiap kategori hanya boleh menggunakan dana di amplop tersebut. Jika sudah habis, Anda harus menunggu periode berikutnya.

    Kelebihan: Sangat efektif mengontrol pengeluaran konsumtif karena ada batas yang jelas.


     Anda dapat memilih metode yang paling sesuai dengan kebiasaan dan kebutuhan Anda.

    6. Lakukan Evaluasi Secara Berkala

    Keuangan bersifat dinamis, sehingga evaluasi bulanan sangat penting dilakukan. Dengan melakukan evaluasi, Anda dapat menyesuaikan anggaran jika terjadi perubahan dalam pemasukan, pengeluaran, atau prioritas finansial.

    7. Gunakan Produk Keuangan yang Aman

    Untuk mengelola uang dengan lebih efektif, Anda dapat memanfaatkan produk simpanan atau deposito dari lembaga tepercaya. PT. BPR Chandra Muktiartha menyediakan pilihan produk yang aman dan sesuai bagi masyarakat yang ingin membangun kebiasaan keuangan yang lebih teratur.

    Jika Anda membutuhkan informasi tambahan atau ingin berkonsultasi mengenai solusi keuangan yang aman, PT. BPR Chandra Muktiartha siap mendampingi Anda.

    Silakan menghubungi layanan resmi kami:
     Telp : (0274)376-276 / (0274)385-192 | Whatsapp Official : 0888-0101-5000

  • 5 Tips Memilih Kredit Modal Usaha yang Tepat!

    5 Tips Memilih Kredit Modal Usaha yang Tepat!

    5 Tips Memilih Kredit Modal Usaha yang Tepat!

    1. Pahami Kebutuhan Modal – Jangan asal pinjam, pastikan jumlahnya sesuai kebutuhan dan rencana bisnis.
    2. Bandingkan Bunga – Cari bunga ringan agar cicilan tidak memberatkan cashflow.
    3. Cek Legalitas Pemberi Kredit – Pastikan lembaganya terdaftar dan diawasi OJK.
    4. Perhatikan Jangka Waktu – Pilih tenor yang fleksibel dan sesuai kemampuan bayar.
    5. Proses Cepat & Mudah – Waktu adalah uang! Pilih kredit yang prosesnya tidak berbelit.

    ✨ Butuh solusi kredit yang mudah, aman, dan terpercaya?
    #SelaluAdaSolusi di BPR Chandra Muktiartha
    ->Bunga mulai 0,5% per bulan
    ->Jangka Waktu Fleksibel
    ->Bebas penalti pelunasan

    Yuk, wujudkan usaha impianmu bersama kami! 💼
    📞 Hubungi kami sekarang & konsultasikan gratis!

  • MENGGALI PASSIVE INCOME DARI TANAH

    MENGGALI PASSIVE INCOME DARI TANAH

    Bagaimana sih caranya agar supaya mendapatkan passive income dari tanah itu ?

    Kali ini mimin akan kasih tau beberapa tips untuk mendapatkan passive income melalui investasi tanah yaitu :

    -Sewa Tanah untuk Pertanian atau Peternakan
    Menyewakan tanah kepada petani atau peternak adalah cara tradisional untuk mendapatkan penghasilan pasif. Kontrak jangka panjang dapat memberikan stabilitas pendapatan, sementara pemilik tanah tetap menikmati nilai properti yang meningkat seiring waktu.

    -Pengembangan Properti
    Pemilik tanah bekerjasama dengan pengembang properti untuk mengembangkan lahan mereka, mendapatkan keuntungan dari penjualan atau sewa properti yang dikembangkan.

    -Penyewaan untuk Acara atau Pertemuan
    Tanah disewakan sebagai tempat untuk acara-acara spesial seperti pernikahan, pameran, atau pertemuan.

    Diatas merupakan beberapa tips dari mimin supaya kalian yang ingin mempunyai passive income
    Semoga dapat membantu mendapatkan passive income yang lebih maksimal

  • TIPS ANGSURAN LANCAR JAYA

    TIPS ANGSURAN LANCAR JAYA

    Berikut beberapa poin yang perlu diperhatikan terkait dengan aturan 30% dari anggaran pendapatan:

    1.Pendapatan Bulanan: Total pendapatan bulanan termasuk gaji, bonus, atau sumber pendapatan lainnya.

    2.Cicilan Angsuran: Termasuk cicilan kredit, pinjaman pribadi, cicilan kartu kredit, dan semua pembayaran berkala yang terkait dengan hutang.

    3.30% sebagai Batas Maksimum: Aturan ini menyarankan agar total cicilan angsuran tidak melebihi 30% dari pendapatan bulanan. Jika melebihi, mungkin perlu dipertimbangkan untuk mengurangi beban hutang atau meninjau kembali kebijakan pengeluaran.

    4.Fleksibilitas: Meskipun aturan 30% adalah pedoman yang umum, setiap individu atau keluarga memiliki situasi keuangan yang berbeda. Oleh karena itu, perlu diingat bahwa aturan ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi finansial masing-masing.

    5.Perencanaan Keuangan: Menggunakan aturan 30% sebagai pedoman dapat membantu dalam perencanaan keuangan jangka panjang dan menjaga keseimbangan antara pengeluaran dan pendapatan.

  • Cara Mudah Menentukan Lokasi Bisnis yang Strategis

    Cara Mudah Menentukan Lokasi Bisnis yang Strategis

    1.Analisis Pasar:

    Kenali target pasar Anda. Siapa pelanggan potensial Anda? contoh, apakah mereka penduduk setempat, wisatawan, atau pelanggan online?Anda harus tahu secara spesifik untuk siapa produk Anda dijual.

    Pelajari pesaing Anda. Di mana pesaing Anda berlokasi? Bisakah Anda menemukan celah pasar di lokasi tersebut?

    2.Aksesibilitas Pelanggan:

    Pilih lokasi yang mudah diakses oleh pelanggan Anda, baik melalui jalan utama, transportasi umum, atau akses online.

    Pertimbangkan parkir atau fasilitas pengiriman yang nyaman bagi pelanggan.

    Mengerti Jalur Pembeli, Contoh anda menjual bakso diperempatn dimana diarea tersebut banyak perkantoran, sekolah dll. Dimana perempatan itu akan dilewati banyak orang.

    3.Visibilitas/terlihat:

    Lokasi bisnis yang terlihat dengan baik dapat meningkatkan visibilitas Anda.

    Pertimbangkan faktor-faktor seperti lalu lintas, tanda-tanda bisnis yang menarik perhatian, atau keberadaan di pusat perbelanjaan yang ramai.

    Perilaku manusia yang berubah dimana semua kebanyakan memiliki handphone dan mencari informasi di internet, maka pemilik bisnis juga harus terlihat di internet contoh kalau bisnis makanan berarti terlihat di google map,gofood, grabfood dll.

  • Solusi Cerdas untuk Meringankan banyak Angsuran: Take Over Jadikan Satu

    Solusi Cerdas untuk Meringankan banyak Angsuran: Take Over Jadikan Satu

    Pendahuluan
    Hidup di era modern seringkali diiringi oleh kewajiban finansial, termasuk cicilan yang mungkin membengkak dari berbagai pinjaman. Namun, jangan khawatir! Ada solusi cerdas yang dapat membantu meringankan beban angsuran Anda. Mari kita bahas tentang “Take Over” yang dapat menggabungkan banyak angsuran menjadi satu.

    Apa itu Take Over?
    “Take Over” adalah strategi finansial yang dapat membantu Anda menggabungkan berbagai angsuran dari pinjaman yang berbeda menjadi satu pinjaman tunggal. Dalam hal ini, Anda mentransfer atau “mengambil alih” seluruh hutang Anda ke satu lembaga keuangan atau pinjaman baru dengan persyaratan yang lebih baik.

    Keuntungan Utama
    Pemeringkatan Angsuran: Dengan menggabungkan angsuran, Anda dapat menyusun ulang pembayaran sesuai kemampuan finansial Anda. Ini dapat mengurangi beban bulanan dan memberikan fleksibilitas lebih besar.

    Bunga Lebih Rendah: Take Over juga memberikan peluang untuk mendapatkan suku bunga yang lebih rendah, terutama jika Anda memiliki catatan kredit yang baik. Ini dapat membantu menghemat uang dalam jangka panjang.

    Manajemen Keuangan yang Lebih Mudah: Dengan satu pinjaman dan satu tanggal jatuh tempo, manajemen keuangan Anda menjadi lebih sederhana dan terorganisir.

    Langkah-langkah untuk Mengambil Alih
    -Evaluasi Hutang Anda: Identifikasi semua pinjaman yang Anda miliki, termasuk jumlah utang, suku bunga, dan tenggat waktu pembayaran.

    -Cari Lembaga Keuangan yang Sesuai: Teliti lembaga keuangan yang menawarkan program Take Over dengan persyaratan yang sesuai kebutuhan Anda.

    -Ajukan Permohonan: Setelah menemukan lembaga yang tepat, ajukan permohonan untuk mengambil alih pinjaman Anda. Pastikan untuk membaca dan memahami semua persyaratan dan ketentuan dengan seksama.

    -Pertimbangkan dengan Bijak: Sebelum mengambil keputusan, pertimbangkan apakah Take Over benar-benar menguntungkan Anda dalam jangka panjang. Perhatikan biaya-biaya terkait dan pastikan bahwa Anda dapat memenuhi kewajiban pembayaran baru.

    Kesimpulan
    Menggabungkan angsuran melalui Take Over adalah solusi cerdas untuk meringankan beban finansial Anda. Dengan pemeringkatan ulang angsuran, suku bunga yang lebih rendah, dan manajemen keuangan yang lebih efisien, Anda dapat menikmati keuntungan finansial yang signifikan. Pastikan untuk melakukan riset dan pertimbangan dengan baik sebelum mengambil langkah ini untuk memastikan bahwa keputusan Anda sesuai dengan kebutuhan dan situasi finansial Anda.

    (more…)

  • MENGAPA INVESTASI TANAH DI KOTA GUDEG BEGITU MENGUNTUNGKAN

    MENGAPA INVESTASI TANAH DI KOTA GUDEG BEGITU MENGUNTUNGKAN

    Harga tanah di Jogja menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia, setelah Bali dan Jakarta.“Pertumbuhan properti semakin meningkat, hal ini juga turut mendorong naiknya harga tanah di Jogja. Bahkan harga tanah sudah tidak masuk akal,” ujar Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) DIY Remigius Edy Waluyo sumber:https://jogya.com/harga-tanah-jogja/

    1. “Keinginan Menikmati Masa Tua: Pesona Tinggal di Yogyakarta”

    Seiring dengan bertambahnya usia, keinginan untuk menikmati masa tua menjadi suatu hal yang penting bagi banyak orang. Salah satu pilihan yang menarik adalah tinggal di kota yang sarat dengan budaya, sejarah, dan keindahan alam. Yogyakarta, dengan pesonanya yang khas, seringkali menjadi destinasi yang diimpikan oleh mereka yang menginginkan kehidupan pensiun yang nyaman dan bermakna.

    2. “Faktor Geografis”

    Kota ini terkenal dengan banyaknya tempat wisata kuliner, alam dan budaya. Kelengkapan infrastruktur, banguanan komersial, institusi pendidikan sampai kemudahan transportasi

    3. “Pasokan atau ketersediaan barang

    Karena tanah tidak dapat di produksi, seperti prinsip ekonomi dengan permintaan yang tinggi sedangkan ketersediaannya terbatas, maka harga akan naik.

     

  • 5 Tips Jitu Mengelola Keuangan untuk Bisnis Online

    Dalam membangun bisnis online, salah satu penyebab kegagalan yang sering dilakukan oleh pebisnis adalah kesalahan dalam mengatur alur keuangan. Kemampuan mengatur keuangan dengan efektif menjadi sangat penting agar bisnis online dapat terus berkembang dan memiliki cukup uang untuk berinvestasi. Nah, bagaimana sih cara mengelola keuangan bisnis online kamu secara efektif? Berikut 5 tips jitu ala Alvarium.

    1. Buat Perencanaan Budget

    Perencanaan budget sangat perlu dilakukan dalam mengatur bisnis online. Dengan menyusun budgeting, kamu harus menetapkan target dan perencanaan jangka pendek hingga jangka panjang untuk membantu membatasi pengeluaran dengan target yang ditetapkan.

    Selalu lakukan secara berskala dalam menyusun budgeting, mulai dari berapa banyak dana yang dibutuhkan hingga pemasukan yang diterima. Hal ini akan mempermudah kamu untuk menggunakan uang sebaik mungkin, karena kondisi dan kebutuhan akan berbeda setiap bulannya.

    1. Pisahkan Tabungan Pribadi dengan Tabungan Bisnis

    Memisahkan tabungan pribadi dengan tabungan bisnis akan lebih mudah dalam membuat pembukuan usaha menjadi lebih jelas dan terstruktur. Dengan memisahkan rekening, akan  memperkecil resiko pertanggungjawaban jika pendapatan usaha digunakan untuk keperluan pribadi.

    Sehingga, kamu bisa lebih mudah mengetahui kondisi keuangan bisnismu apakah stabil atau tidak. Cara jitu yang harus dilakukan adalah membuka tabungan khusus untuk bisnis online.

    1. Miliki Laporan Keuangan

    Proses laporan keuangan yang sering disebut dengan proses pembukuan, menjadi proses penting dalam menjalankan bisnis online. Mengapa demikian? Proses ini akan merekap data keseluruhan informasi keuangan dari pengeluaran hingga pemasukan yang didapat.

    Nah, biasanya pebisnis pemula sering kali kebingungan antara jumlah pendapatan dan pengeluaran bisnisnya. Dengan memiliki laporan keuangan, kamu dapat memperoleh informasi keuangan usaha yang kamu jalankan secara rinci dan sebagai acuan penting dalam mengambil keputusan untuk kedepannya.

    1. Siapkan Cadangan

    Dalam menjalani bisnis pasti ada yang namanya jatuh bangun. Walaupun sudah membuat perencanaan sebaik mungkin, terkadang beberapa hal dapat terjadi diluar prediksi kita.

    Masalah yang datang tentu sangat berpengaruh pada keuangan bisnis kita jika kita salah mengambil langkah dalam melewati masa-masa tersebut. Oleh karena itu, kamu harus mempunyai rencana lain jika keadaan buruk menghampiri.

    Pastikan kamu memiliki uang cadangan untuk membantu kamu meringankan beban sehingga kamu bisa memutar balikan uang tersebut untuk melanjutkan kembali bisnis online yang kamu impikan.

    1. Manfaatkan Teknologi

    Hal yang sering menjadi kendala dalam mengelola keuangan bisnis online yaitu dibutuhkannya ketelitian dan konsistensi untuk mengatur cash flow agar tidak berantakan.

    Dengan adanya teknologi, mengakses laporan keuangan menjadi lebih cepat. Sehingga kamu tidak perlu mencari struk atau berkas catatan yang hilang, dikarenakan setiap transaksi sudah terlacak di platform e-commerce yang kamu gunakan.

     

    klik sumber

  • Generasi Muda Perlu Financial Planning

    Melihat sangat betapa pentingnya financial planning untuk setiap individu, tentu ada banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan seperti

    1. Panduan untuk mengelola keuangan

    Rencana keuangan ibarat kitab atau pedoman yang harus kamu lihat setiap saat untuk menjaga agar kamu tidak menyimpang dari “jalur” yang sudah direncanakan, dan pada gilirannya mengamankan kondisi keuanganmu. Sehingga setiap langkah yang kamu ambil tidak akan menyebabkan penyesalan karena kamu tahu kamu sedang berjalan menuju tujuan yang kamu impikan.

     

    1. Memaksimalkan sumber pendapatan yang dimiliki

    Arus kas adalah pencatatan uang yang masuk dan keluar setiap harinya. Jika kamu rajin mencatat arus uangmu, maka kamu akan tahu item pengeluaran apa yang paling besar dan mana yang bisa kamu pangkas. Dengan demikian kamu akan menyadari bagaimana caramu menggunakan uangmu selama ini.

     

    1. Melakukan penghematan

    Tidak peduli seberapa besar uang yang kamu miliki, kamu tetap harus berhemat jika ingin mencapai tujuan finansial yang lebih besar. Berhemat artinya tahu kebutuhan mana yang harus didahulukan dan mana yang bisa ditunda, tahu mana yang merupakan keinginan dan mana yang merupakan kebutuhan, serta mana yang harus diprioritaskan dan mana yang bisa dipangkas.

     

    1. Memulai investasi dan memiliki pendapatan pasif

    Pernah dengar kebebasan finansial merupakan tujuan akhir yang ingin dicapai oleh setiap individu. Kebebasan finansial bisa dicapai dengan memiliki pendapatan pasif berupa investasi. Artinya, kamu bukan bekerja untuk uang tapi uanglah yang bekerja untukmu. Keinginan untuk berinvestasi akan bisa kamu capai jika kamu punya perencanaan finansial yang matang. Ada banyak jenis investasi yang bisa kamu pilih dan kamu sesuaikan dengan kebutuhan, tujuan finansial, serta kondisi keuangan pribadimu.

     

    1. Mengurangi kecemasan akan masa mendatang

    Tidak ada seorangpun yang bisa memprediksi apa yang akan terjadi di masa mendatang. Jangan merasa aman dan nyaman hanya karena kamu sudah memiliki pekerjaan tetap dan gaji yang memadai. Tidak ada yang bisa menjamin kamu tidak akan kehilangan pekerjaan. Tanpa adanya pekerjaan, maka tidak akan ada sumber pendapatan. Namun selama kamu memiliki rencana finansial yang matang, kamu tidak perlu khawatir karena selama kamu tidak bekerja, kamu masih bisa membiayai hidup dengan uang yang sudah kamu simpan untuk kondisi darurat selama ini.

     

    1. Mewujudkan impian

    Inilah salah satu manfaat memiliki rencana keuangan. Seperti yang sudah sering disebutkan di atas, memiliki financial planning akan membantumu mewujudkan setiap impian finansial yang ingin kamu capai. Misalnya impian membeli rumah, properti, dan masih banyak lagi.

     

    Nah, disinilah pentingnya financial planning. Kamu harus memiliki rencana keuangan agar semua tujuan finansialmu dapat tercapai. Ini akan mencegah kamu untuk overspending  alias mengeluarkan uang lebih banyak dari yang seharusnya dan lebih dari yang bisa kamu dapatkan. Tanpa adanya financial planning yang matang, kehidupan yang nyaman dan sejahtera hanya akan menjadi impian yang tidak kunjung terwujud.

  • EVALUASI

    EVALUASI

    MINGGU EDUKASI PERENCANAAN KEUANGAN – EVALUASI

    Melakukan evaluasi ini tidak kalah pentingnya dengan aspek-aspek lain yang sudah disebutkan sebelumnya.
    Evaluasi yang dimaksud disini adalah dengan melihat kembali catatan keuangan mereka setiap jangka waktu tertentu misalnya setiap tiga bulan sekali, enam bulan sekali atau satu tahun sekali.
    Ada berbagai manfaat yang bisa didapatkan dengan melakukan evaluasi seperti ini yaitu:

    • Mengetahui ketimpangan yang terjadi antara perencanaan pengeluaran dengan pelaksanaan yang sesungguhnya. Bila memang jumlah pengeluaran jauh lebih besar daripada perencanaan maka bisa dilihat dimana kebocoran yang terjadi dan tindakan apa yang bisa dilakukan untuk memperbaiki hal tersebut.
    • Melihat jenis-jenis pengeluaran yang bisa ditekan jumlahnya atau bisa jadi jenis pengeluaran tersebut bisa ditiadakan untuk memperbesar jumlah sisa uang diakhir periode.
      Misalnya saja, sang individu memiliki kebiasan makan diluar setiap minggunya, yang tentunya menghabiskan dana yang tidak sedikit. Pengeluaran seperti ini bisa ditekan dengan cara memilih tempat makan yang ada atau bisa juga dengan mengurangi frekuensi makan diluar.
    • Memperbaharui daftar pemasukan serta pengeluaran yang bisa berubah sewaktu-waktu misalnya saja saat sang individu telah selesai membayar kredit mobil atau saat mereka mendaftarkan diri pada sebuah asuransi yang mengharuskan mereka membayar premi dengan jumlah tertentu setiap periodenya.
    • Sang individu bisa membuat perencanaan budget yang baru yang akan jauh lebih menguntungkan mereka dalam jangka waktu panjang.
      Ingat bahwa evaluasi ini perlu dilakukan setiap jangka waktu tertentu. Luangkan waktu misalnya di akhir pekan untuk melakukan evaluasi seperti ini.