Tag: BPR CHANDRA MUKTIARTHA

  • Sebentar Lagi Gajian, Hindari 4 Kebiasaan Ini

    Sebentar Lagi Gajian, Hindari 4 Kebiasaan Ini

    Gajian adalah sebuah momen yang selalu ditunggu yang bisa menyegarkan dahaga dompet setiap bulan. Tapi sayang kadang kebahagiaan gajian nggakbertahan lama, apalagi kalau udah ingat cicilan, bayar kost, dan menabung demi masa depan yang nyaman dengan pasangan.
    Selain memenuhi kebutuhan di atas, kamu pernah nggak sih merasa kalau uang gajianmu lewat gitu aja dan habis tanpa jejak yang jelas. Nah kalau kamu sering mengalami hal itu, tandanya kamu belum mengatur keuanganmu dengan baik.
    Biar hal itu nggak terjadi terus-menerus, kamu harus mengubah beberapa kebiasaan yang sering kamu lakukan setelah gajian. Biasanya kan kalau gajian turun saking senangnya kita sampe lupa dan nggak sadar kalau ternyata sudah mengeluarkan banyak uang. Biar pengeluaran nggakkebablasan, yuk hindari kebiasaan buruk ini.

    1. Menghindari Uang Cash
      Usai gajian biasanya kamu nggak akan sungkan untuk mengeluarkan banyak uang. Biar kantongmu nggak kebobolan, lebih baik gunakan uang cash karena kalau bayar dengan kartu kredit atau kartu debit kamu nggak akan terasa kalau sudah mengeluarkan banyak uang.
    2. Laper Mata
      Laper mata bisa jadi penyakit buat kantongmu, apalagi kalau ada diskon. Ingat, belum tentu yang kami lihat itu benar-benar yang kamu butuhkan.
    3. Tak Membuat Daftar Belanja
      Belanja bulanan memang jadi rutinitas pengeluaran wajib untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Tapi jangan lupa untuk mencatat apa yang kamu butuhkan. Jangan sampai barang yang nggak penting kamu beli dan membuat anggaran kamu membengkak.
    4. Kebanyakan Nongkrong
      Bersosialisasi harus, tapi kamu juga mesti ingat kapasitasmu. Jangan sampai besar pasak daripada tiang ya! Apalagi sampai gali lobang tutup lobang.

    Intinya jangan sampai kita boros dan uang kita habis sebelum gajian. Masih ada sebulan yang harus lewati dan masa depan yang harus kita persiapkan. Lebih baik tabung sebagian uang kamu itu akan menjadikan kebiasaan yang baik.

    Yuk, mulai atur pengeluaran dan cari penghasilan tambahan biar tanggal tua masih bisa bernapas lega karena dompetmu masih berisi.

  • 7 Tips Bisnis Cocok untuk Generasi Milenial

    7 Tips Bisnis Cocok untuk Generasi Milenial

    Generasi milenial biasanya tak bertahan lama bekerja kantoran. Apalagi, kantor dengan peraturan ketat. Mereka adalah generasi pemikir yang tak suka dengan hal-hal kurang efisien. Tak heran, saat ini banyak dari mereka memilih menjadi pebisnis.
    Generasi milenial adalah generasi serba instan yang ingin lebih bebas dalam mengekspresikan diri. Termasuk, dalam pilihan profesi. Itulah sebabnya, sulit bagi mereka bekerja dengan penentuan jam kerja. Alih-alih melihat jam kerja mereka yang singkat, ada baiknya melihat tingkat produktivitas mereka.

    Sebuah riset pada American Express mengatakan, kaum milenial menilai penting jika nilai-nilai perusahaan tempat mereka bekerja sesuai dengan nilai-nilai kehidupan yang mereka percaya. Dengan begitu, mereka bisa lebih nyaman dan bangga saat bekerja.
    Jared Buckley, seorang konsultan dan pelatih kepribadian dari Millennial Skills Coach, Amerika Serikat, mengatakan generasi milenial adalah generasi yang mudah bosan. Jika setiap hari mereka melakukan pekerjaan sama, akan bosan dan tidak akan betah di tempat kerja tersebut. Mereka justru lebih suka jika mendapat tugas-tugas baru yang lebih menantang.
    Generasi milenial lebih menyukai pekerjaan yang tidak mengikat. Mereka akan memilih perusahaan yang memiliki jadwal fleksibel daripada perusahaan dengan jadwal nine-to-five. Karena dengan jadwal yang fleksibel, mereka bisa mengatur rencana bekerja mereka sendiri. Berdasarkan riset yang dilakukan Bentley University, 77 persen Generasi Milenial percaya bahwa dengan jam kerja yang lebih fleksibel mereka akan lebih produktif dalam bekerja.
    Di Indonesia, salah satu contoh pekerjaan yang menawarkan waktu fleksibel adalah perusahaan ridesharing, seperti transportasi online. Beberapa waktu lalu, sebelum Uber bergabung dengan Grab, merilis informasi bahwa data Uber, 65 persen mitra pengemudi Uber di Indonesia mengemudi kurang dari 10 jam per minggu. Artinya, Generasi Milenial memiliki kebebasan mengatur jadwal kapan mereka mengemudi bersama Uber.
    Sementara itu, beberapa waktu lalu, Menteri keuangan, Sri Mulyani Indrawati memandang inovasi di bidang teknologi menjadi salah satu faktor penyumbang pertumbuhan ekonomi. Apalagi saat ini perkembangan teknologi semakin masif dan merupakan era Generasi Milenial yang sangat akrab dan haus akan perkembangan teknologi. Mereka kini menjadi market sehingga dibutuhkan penyesuaian.
    “Generasi Milenial sikapnya tidak lagi seperti generasi tua seperti kita semua. Mereka tidak terlalu posesif terhadap sesuatu tetapi mereka ingin experience. Kalau mereka begitu mobile apa produk yang dibutuhkan. Hal seperti itu menurut saya agar kita tahu apa yang dibutuhkan dan diinginkan market,” tuturnya

    Jenis Bisnis yang Cocok untuk Milenial

    Di balik pesatnya perkembangan dunia bisnis adalah teknologi. Inilah yang mendorong munculnya ide-ide bisnis baru yang kebanyakan berasal dari ide Generasi Milenial. Berikut jenis bisnis yang cocok untuk Generasi Milennial

    1. Bisnis startup
      Hadirnya bisnis ini turut mengubah aktivitas sehari-hari. Bisnis jual beli, misalnya, sudah bisa dilakukan lewat media sosial. Bisnis ini ada yang bergerak di dunia produksi, pemasaran, ataupun sosial. Terlihat bisnis ini tidak terlalu profitable, namun jika ditekuni memiliki peluang bisnis yang menjanjikan.
    2. Bisnis afiliasi
      Bisnis ini adalah kerjasama antar-pemilik bisnis online dan blogger untuk membantu memasarkan barang yang dijual online shop. Orang-orang yang bekerja di dunia internet, seperti blogger, vlogger, ataupun youtuber, biasanya memanfaatkan afiliasi untuk mendapatkan uang.
    3. Kafe
      Kafe dulunya hanya dikunjungi sebagai tempat makan semata. Kini, kafe sudah menjadi tempat nongkrong hits anak muda. Karena bisnis ini sangat ketat, maka pemilik kafe harus pintar menyediakan kebutuhan kaum milenial. Jika mampu memadukan citarasa makanan, konsep, dan fasilitas, bisnis kafe akan membuahkan hasil memuaskan.
    4. Bisnis fotografi
      Dengan modal yang minim, bisa menggeluti bisnis ini. Hanya bermodalkan kamera bisa meraup keuntungan yang tidak sedikit. Apalagi saat ini makin banyak orang yang ingin mengabadikan setiap momentum secara visual berupa gambar yang menakjubkan.
    5. Bisnis online
      Bisnis ini paling digemari Kaum Milenial. Dari tahun ke tahun, jumlah pemilik bisnis onlinesemakin bertambah. Persaingan di bisnis online ini sangat ketat, jadi jika ingin menggelutinya harus mampu mengamati kebutuhan pasar lebih dulu sebelum akhirnya resmi terjun ke dunia bisnis.
    6. Trading
      Trading di Indonesia memang belum banyak dilirik milenial. Padahal trading seperti Binary Options salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan dengan mudah. Selain itu dapat dijadikan profesi menjanjikan. Trading hanya membutuhkan keterampilan, jaringan internet, dan gadget, menjadi pilihan tepat yagn dapat dicoba para milenial. Anda hanya perlu mencari tempat belajar trading seperti di wormtraders dan lainnya.
    7. Restoran
      Bisnis ini patut dilirik Kaum Milenial. Karena itu harus menawarkan sesuatu yang berbeda. Bisa berupa makanan, konsep, pelayanan, maupun fasilitas.

    Intinya, apapun bisnis yang akan dipilih nanti, tanpa hadirnya teknologi tak akan bergerak cepat. Agar bisnis berkembang dan mendatangkan keuntungan maksimal, sebaiknya memanfaatkan teknologi sebaik mungkin. Entah itu untuk menciptakan inovasi, memperbaiki produksi, hingga pemasaran dari bisnis.

    Sumber : www.wormtraders.com

     

  • 6 Tips Hadapi Dompet Kering di Tanggal Tua

    6 Tips Hadapi Dompet Kering di Tanggal Tua

    Tanggal pertengahan bulan gini biasanya udah jadi tanggal tua buat sebagian besar karyawan. Biasanya, isi dompet udah mulai menguap dan mulai bingung bertahan sampai tanggal gajian tiba.
    Saat tanggal muda biasanya sih bisa makan ayam, sate, soto, kari ayam, atau rendang di restoran Padang.Di akhir bulan kamu tetap bisa makan itu semua tetapi versi Indomie-nya. Nyesek! Ada gak sih solusinya???  Biar gak terlalu nyesek gitu.. apalagi kalau sampai ngeBon di warung atau ngutang temen buat talangan.

    Berikut 6 tips yang bisa menyelamatkan isi dompetmu setidaknya sampai sehari sebelum gajian:

    1. Kurangi jajan
    Kelihatannya murah tapi kalau sering bikin bokek juga.
    Jelang atau saat tanggal tua, ada baiknya buat kurangi atau bahkan stop jajan. Biasanya nih, jajan gorengan, es, atau beli camilan-lah yang bikin uang receh cepet habis.
    Contoh nih, kamu jajan gorengan Rp 5 ribu sehari. Padahal Rp 5 ribu itu bisa kamu pakai buat beli tempe yang bisa kamu olah buat makan seharian.
    Daripada benar-benar bokek pas tanggal tua, yuk kurangi atau stop jajan dulu.

    2. Masak sendiri di rumah atau kost
    Tetap yummy!
    Untuk sekali makan di warteg dengan menu sederhana seperti nasi, telur, dan sayur, kamu bisa merogoh kocek sampai Rp 15 ribu. Karena kamu butuh makan tiga kali sehari, maka total duit yang keluar jadi Rp 45 ribu.
    Karena ini tanggal tua, coba deh buat berusaha masak sendiri di rumah atau kost kamu. Dengan dana yang gak sampai Rp 45 ribu, kamu bisa gunakan itu buat makan tiga kali sehari.
    Misalnya nih, untuk bahan masaknya kamu bisa beli satu bongkah tempe Rp 5 ribu, dua ikat sayur kangkung Rp 3 ribu, dan 1 kilogram beras Rp 10 ribu. Total Rp 18 ribu aja, lho! Perlu dicatat pula, beras 1 kilogram kalau buat sendiri mah bisa buat 3 hari.

    3. Hemat penggunaan kuota Internet
    Kenapa harus hemat pakai kuota Internet? Takutnya, sebelum gajian, kuota kamu udah habis. Kalau udah habis, kamu harus keluar uang dong buat beli kuota lagi. Sayang banget kan?
    Udah uang tiris banget, kamu harus keluar uang dadakan pula buat beli kuota Internet. Kalau bisa hemat paket Internet minimal Rp 50 ribu, uangnya bisa buat makan tiga hari tuh.

    4. Pulang cepat dari kantor dan gak perlu hang-out
    Yang pasti, saat tanggal tua pulanglah tepat waktu dari kantor dan hindari ajakan hang-out. Pasalnya, semakin lama kamu di kantor, semakin besar godaan buat hang-out atau jajan.
    Pas weekend, kamu pun bisa pilih buat menikmati akhir pekan di rumah atau kost aja. Kamu bisa ajak teman-teman kamu buat nonton DVD aja di rumah dan kalian bisa masak makanan sendiri. Alhasil, pengeluaran buat liburan akhir pekan lebih minimalis.

    5. Atur pengeluaran kamu dari awal
    Bikin catatan.
    Yang pasti, biar gak ‘melarat’ banget pas tanggal tua, mulai bulan depan pastikan kamu udah atur pengeluaran kamu dari awal.
    Ada baiknya pas terima gaji, kamu udah stok kebutuhan kamu selama sebulan dari awal. Bahkan, stok juga cadangan makanan buat di akhir bulan supaya kamu gak pusing mikirin makan. Terus, sisihkan tabungan di awal biar kamu gak tergoda buat habisin gaji kamu pas baru terima gaji.
    Jadi, mulai sekarang bikin budgeting yang benar dari awal bulan dan patuh sama aturan yang udah kamu bikin tersebut.

    6. Cari kerja sampingan
    Pengin tetap bisa senang-senang tetapi masih bisa nabung? Ada jalan lebih mudah. Kamu bisa cari kerja sampingan buat nambah penghasilan kamu per bulan.
    Jadi, kamu pun bisa lebih leluasa ngatur budgeting karena penghasilan kamu gak pas-pasan banget. Tentu aja, kamu tetap harus mengurangi waktu hang-out karena harus gunakan buat kerja sampingan.
    Kelihatannya sih sulit, tetapi pada akhirnya bakal bikin kamu ayem. Yuk, mulai atur pengeluaran dan cari penghasilan tambahan biar tanggal tua masih bisa bernapas lega karena dompetmu masih berisi.

  • Literasi Keuangan Di Sekaten Pasar Malam Yogyakarta 2018

    Literasi Keuangan Di Sekaten Pasar Malam Yogyakarta 2018

    BPR CHANDRA MUKTIARTHA-PERBARINDO-OJK TINGKATKAN LITERASI KEUANGAN DI SEKATEN PASAR MALAM YOGYAKARTA 2018

    YOGYAKARTA – Sabtu, 13 November 2018 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berusaha meningkatkan angka literasi keuangan melalui berbagai terobosan. Salah satunya menggelar pameran industri jasa keuangan yang berlokasi di alun-alun utara bersamaan dengan perayaan Sekaten di Anjungan Pemprov D.I.Yogyakarta.
    BPR CMA mewakili perbarindo menyemarakan stand/booth dengan memberikan informasi literasi keuangan dan mengajak masyarakat Yogyakarta untuk menabung dan meminjaam dana hanya di BANK yang legal terdaftar OJK dan dijamin LPS. Dengan sisipan permainan/games berhadiah souvenir stand/booth berhasil menyedot banyak perhatian masyarakat. Harapannya dengan banyaknya pengunjung tujuan literasi keuangan dapat tersampaikan dengan baik. Tak hanya Literasi, BPR Chandra Muktiartha juga menginformasikan dan memasarkan produk unggulan TABUNGAN dan DEPOSITO bunga s.d 8.75% dijamin LPS dan pinjamn bunga MURAH mulai 0.5% tanpa PINALTY .
    Informasi dan konsultasi kebutuhan dan kelola keuangan hanya di BPR CMA.
    Ikuti media sosial kami:

    • Instagram : kredit_yogyakarta
    • Facebook : chandra muktiartha
    • Fanpage : – Tips Kelola Keuangan Simpanan Pinjaman BPR Chandra
      – Tips Keuangan Bijak Simpanan Pinjaman BPR Chandra Muktiartha
    • Whatsapp : 082288435000
    • Telp : 0274-376 276
    • Fax : 0274-385 192
    • Email : bprcma@bprcma.co.id
    • Website : www.bprcma.co.id