Blog

  • Pemberitahuan Libur Natal

    Pemberitahuan Libur Natal

    Pemberitahuan,
    Sehubungan adanya libur Hari Raya Natal dan cuti bersama, tanggal 24 s/d 25 Desember 2018, maka pelayanan operasional KANTOR BPR CHANDRA MUKTIARTA TUTUP. Pelayanan akan DIBUKA kembali mulai tanggal 26 Desember 2018. Terimakasih.

  • Tips Merencanakan Liburan Akhir Tahun

    Tips Merencanakan Liburan Akhir Tahun

    Sudah memasuki bulan desember dan mendekati akhir tahun. Bagaimana dengan pencapaian target-target untuk tahun ini?
    Apakah sudah berhasil dicapai semua? atau mungkin sebagian? Tenang, namanya goals itu pasti ada yang tercapai dan juga ada yang belum.
    Bagi yang sudah banyak membuat mimpi-mimpinya menjadi kenyataan, selamat yaa!
    Bagi yang belum, stay calm saja! Mungkin belum tahun ini, tahun depan insyaallah tercapai. Yang penting sudah usaha kan?
    Nah,karena lagi berbicara akhir tahun,biasanya banyak yang sudah merencanakan liburan.

    Bagi yang masih bingung merencanakan liburan akhir tahun,berikut beberapa tipsnya:

    1. Buat Konsep Liburan
      Kita tahu terlebih dahulu jenis/konsep liburan apa yang ingin dilakukan di akhir tahun.Ini penting, karena kalau sudah mempunyai gambaran pengen ngapain,nanti itu semua ada kaitannya dengan budget, tujuan wisata, barang apa aja yang harus dipersiapkan, dan lain-lain.
    2. Siapkan Jauh-jauh Hari
      Kalau sudah memiliki keinginan untuk liburan akhir tahun,jangan menunggu waktu mepet untuk menyiapkan semuanya.Minimal harus dicicil sampai sekarang. Setidaknya kita sudah harus booking tiket, menyiapkan perlengkapan, uang, dan mungkin oleh-oleh (bagi yang merasa perlu dibawakan oleh-oleh) dan persiapan-persiapan penting lainnya.
    3. Cari Informasi Sebanyak Mungkin
      Mencari informasi sebanyak-banyaknya. Tidak hanya mengenai keindahan objek wisata yang dituju, bisa juga mengenai keadaan lingkungan sekitarnya seperti cuaca, akses jalan, akomodasi, apakah tempat tersebut rawan longsor atau banjir, informasi penginapan, jarak dari lokasi rumah sakit atau pihak keamanan, dan lain sebagainya.
    4. Jaga Kesehatan
      Namanya liburan, sedekat apapun pasti memerlukan tenaga.Kita harus mempersiapkan kondisi tubuh yang prima sebelum melakukan perjalanan. Selain menghindari hal-hal yang dapat memicu penyakit, kalau bisa latihan fisik ringan agar tetap fit.
    5. Mengatur Budget
      Setiap perjalanan pasti memerlukan budget. Jika kita sudah fix memastikan tujuan liburan dan akomodasi segala macam, saatnya mengatur keuangan. Walaupun uang yang diperlukan sudah cukup, alangkah baiknya membawa uang lebih sebagai cadangan.Disarankan dan usahakan bawa uang cash. Sebagai antisipasi saja dan untuk mempermudah transaksi terutama di daerah yang kemungkinan sulit/tidak tersedia pembayaran dengan kartu kredit.Oke, itu tadi beberapa tips sederhana merencanakan liburan akhir tahun.
  • Tips dari BPR Chandra Muktiartha

    Tips dari BPR Chandra Muktiartha

    Lagi banyak kebutuhan tetapi takut mengajukan pinjaman di bank? Takut angsuran pinjaman menggangu kebutuhan yang lain? Tenang,kali ini ada tips dari BPR Chandra Muktiartha:

    1. Jangan sampai pinjaman yang diajukan malah dikemudian hari memberatkan Anda ya, sesuaikan pinjaman dengan kemampuan bayar Anda tiap bulan.
    2. Bayarlah tagihan setiap bulan saat jatuh tempo. Dengan membayar tagihan tepat waktu akan menjauhkan Anda dari riwayat kredit yang buruk. Riwayat Angsuran pinjaman lancar anda adalah modal utama untuk pengajuan kredit dimasa yang akan dating.
    3. Menggunakan pinjaman sesuai dengan rencana penggunaan, jika pinjaman untuk konsumtif hendaknya juga digunakan sesuai kebutuhan, lebih menguntungkan pinjaman itu digunakan untuk kegiatan usaha sehingga modal pinjaman dari bank bisa berkembang.
    4. Nah,yang paling penting adalah pintar memilih kredit dengan bunga murah ,bunga murah berarti jumlah angsuran sedikit dan kelancaran angsuran dapat lebih mudah tercapai.
  • Ubah Hidup Dengan Perencanaan Keuangan Yang Tepat

    Ubah Hidup Dengan Perencanaan Keuangan Yang Tepat

    Kekeliruan dalam mengelola keuangan sering dilakukan baik oleh perempuan maupun laki-laki, lantaran mereka memang belum memahami manajemen keuangan yang baik.
    Kekeliruan tersebut antara lain: tidak menentukan tujuan keuangan, tidak memiliki dana darurat yang cukup, tidak berasuransi, dan tidak menabung untuk masa tua.
    Masih banyak masyarakat yang tidak punya tujuan keuangan dan cenderung langsung menghabiskan uangnya. Penting untuk diketahui bahwa tabungan tidak sama dengan dana darurat.

    Dana darurat hanya boleh digunakan untuk memenuhi kebutuhan uang darurat akibat kejadian yang tidak terduga, misalnya ban mobil kempes saat berkendara di daerah perkampungan, atau ketika harus membeli obat-obatan darurat.
    Uang tabungan biasanya disimpan dan digunakan untuk kebutuhan masa depan yang tidak bersifat darurat, misalnya untuk membeli gadget baru.

    Inilah tips sederhana merencanakan keuangan yang bisa diterapkan seperti dihimpun dari berbagai sumber:

    1. Rencanakan anggaran keuangan dan disiplin
      Saat Anda merencanakan anggaran keuangan bulanan disarankan untuk melebihkan perkiraan pengeluaran bulanan kita. Dengan demikian, pada akhir bulan Anda masih menyimpan sisa uang yang bisa langsung ditabung.
    2. Sisihkan uang Anda terlebih dulu. 
      Tentukan jumlah uang yang perlu Anda sisakan tiap bulannya, dan anggap “sisa uang” ini sebagai “tagihan” (tidak boleh digunakan untuk hal lain). Sisakan sebesar 10-12% tiap bulannya dan uang tersebut akan terus bertambah.
    3. Menabung dengan bijak
      Pilihlah metode menabung yang sesuai dengan tujuan keuangan kita. Cari informasi terlebih dahulu bank mana yang memberikan suku bunga tabungan terbaik.
    4. Kejadian tak terduga
      Siap menghadapi yang tak terduga. Sisakan uang untuk kebutuhan mendesak. Jumlah uang ini senilai dengan jumlah pengeluaran harian selama 3-6 bulan untuk berjaga-jaga.
    5. Tentukan tujuan keuangan
      Agar dapat melihat perkembangan tabungan, Anda harus benar-benar paham berapa jumlah uang yang perlu ditabung dan berapa lama harus menabung. Saat kita mampu menentukan tujuan yang jelas, akan sangat mudah melihat kemajuan kita dalam menabung.
  • 3 Kesalahan yang Membahayakan Keuangan Anda

    3 Kesalahan yang Membahayakan Keuangan Anda

    Bukan pendapatan yang membawa kebebasan finansial, tetapi keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran yang membantu Anda mencapainya. Orang bekerja keras untuk memenuhi aspirasi, tetapi beberapa kesalahan dapat membahayakan semua upaya mereka. Meskipun memiliki penghasilan yang memadai, orang merasa sulit menabung untuk tujuan masa depannya.

    Berikut adalah kesalahan paling umum yang menjadi kendala dalam mencapai kebebasan finansial :

    1. Manajemen arus kas yang buruk
      Orang hanya menghasilkan dan membelanjakan tanpa melihat tujuan keuangan masa depan mereka. Jika Anda miskin dalam mengelola arus kas Anda, maka kemungkinan saldo bank Anda akan menjadi nol jauh sebelum akhir bulan. Kurangnya disiplin dapat menyebabkan pengeluaran berlebihan. Arus kas dapat dikelola dengan menulis anggaran bulanan. Begitu Anda menulis anggaran, Anda akan dapat mengidentifikasi dan mengendalikan pengeluaran yang tidak begitu penting.
    2. Hidup di luar kemampuan
      Orang cenderung hidup di masa sekarang dari pada mengkhawatirkan masa depan. Meskipun kenikmatan adalah bagian integral dari kehidupan, namun itu tidak harus dicapai dengan membahayakan keuangan Anda. Manusia rentan terhadap tekanan masyarakat yang membuat mereka melakukan hal-hal yang dapat mempengaruhi manajemen uang mereka. Perilaku ini dapat dikendalikan dengan membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Uang harus dibelanjakan dengan bijak sana untuk memuaskan keinginan, tetapi setelah semua kebutuhan termasuk menabung dan berinvestasi untuk masa depan terpenuhi dengan baik.
    3. Tidak ada upaya untuk meningkatkan penghasilan
      Dana yang tidak mencukupi adalah alas an utama untuk tidak menabung dan berinvestasi untuk masa depan. Dengan tidak ada aliran masuk yang memadai, Anda harus  berkompromi dengan tabungan dan investasi untuk mengurus pengeluaran tetap dan tidak tetap. Anda harus berpikir untuk meningkatkan penghasilan jika tidak memadai. Anda harus meningkatkan diri untuk mendapatkan lebih banyak penghasilan. Peningkatan dapat berupa peningkatan pekerjaan, peningkatan pengetahuan, atau menjelajahi jalan baru untuk mendapatkan uang. Munculnya teknologi telah membuka jalan untuk mendapatkan penghasilan. Anda dapat menjelajahi peluang baru sambil tetap melanjutkan pekerjaan utama Anda.

     

  • Kesalahan Mengelola Keuangan

    Kesalahan Mengelola Keuangan

    Ketika memulai, Anda mungkin membuat beberapa pilihan tentang keuangan. Kebiasaan yang Anda bentuk sekarang akan memengaruhi Anda selama sisa hidup. Penting bagi Anda untuk menjernihkan konsep uang biasa, sehingga Anda dapat menghindari membuat kesalahan.

    Kesalahan keuangan bisa  sulit dijernihkan dan umumnya perlu waktu untuk diperbaiki. Memahami kesalahan keuangan yang paling umum akan membantu Anda membuat pilihan keuangan yang lebihbaik di masa depan. Menghindari kesalahan uang atau kesalahan kredit dapat menghemat uang, waktu, dan stres.

    Berikut lima kesalahan mengelola uang terbesar:

    1. Menggunakan Kartu Kredit untuk Biaya Sehari-hari
      Ketika Anda menggunakan kartu kredit untuk menutupi kekurangan dalam pengeluaran, Anda dapat menghabiskan banyak sekali utang dalam waktu yang sangat singkat. Orang cenderung membelanjakan lebih banyak uang ketika mereka membayar dengan kredit, dan juga lebih mudah untuk berhenti memperhatikan anggaran ketika Anda terus-menerus jatuh kembali kekartu kredit. Anda harus berhenti menggunakan kartu kredit dan mulai mengikuti anggaran untuk membuang kebiasaan kartu kredit Anda.
    2. Hidup Tanpa Asuransi
      Banyak orang memilih hidup tanpa asuransi untuk menghemat uang. Asuransi adalah jaring pengaman Anda. Itu ada untuk melindungi Anda dari kebangkrutan dan memastikan bahwa Anda memiliki hal-hal yang dibutuhkan. Anda perlu memastikan bahwa Anda memiliki perlindungan asuransi dasar, termasuk asuransi kesehatan untuk melindungi diri dari masalah di masa depan.
    3. Tidak Pernah Menetapkan Tujuan Keuangan
      Tujuan keuangan memberi Anda langkah-langkah untuk dikerjakan. Tujuan ini harus meliputi hal-hal yang positif, seperti ingin memiliki rumah, memulai bisnis sendiri, atau pensiun.Jika Anda tidak menetapkan tujuan tertentu, Anda akan tergelincir. Anda mungkin tidak pernah sampai ketitik di mana Anda memiliki tabungan untuk rumah atau berada dalam posisi yang baik ketika saatnya untuk pensiun. Luangkan waktu untuk menetapkan tujuan keuangan yang kuat dan tinjau setiap tahunnya.
    4. Mengabaikan untuk Mengatur Rencana Keuangan
      Ketika Anda tidak memiliki rencana keuangan, Anda tidak akan bergerak maju untuk mencapai tujuan keuangan. Rencana keuangan dapat membantu Anda memastikan pengeluaran sesuai dengan prioritas. Rencana keuangan akan membantu Anda memutuskan kapan harus mulai menginvestasikan uang, berapa yang harus ditabung untuk pensiun, dan sasaran keuangan lainnya. Luangkan waktu untuk menyiapkan rencana keuangan Anda hari ini.
    5. Gagal dalam Penganggaran
      Ketika Anda tidak memiliki anggaran, Anda tidak memiliki kendali atas keuangan. Gagal dalam anggaran dari bulan kebulan, berarti Anda tidak    mengendalikan situasi keuangan. Akan sulit untuk mencapai tujuan keuangan ketika Anda tidak memiliki anggaran yang tetap. Luangkan waktu sekarang untuk menyiapkan anggaran, dan terus melakukannya setiap bulan. Anda dapat mulai membuat keputusan keuangan yang lebih baik jika Anda menganggarkan dan tahu persis kemana perginya uang setiap bulan.
  • Butuh Dana? Mau Kredit?

    Butuh Dana? Mau Kredit?

    Pada saat kebutuhan hidup terus meningkat, Anda pasti akan mencari pinjaman dana untuk kebutuhan sehari-hari. Meminjam dana dengan cara kredit di Bank menjadi salah satu alternatif yang memungkinkan untuk Anda pilih.
    Berikut ini adalah alasan mengapa meminjam dana di BPR Chandra Muktiartha lebih baik daripada di pihak lain.

    Berikut 4 Alasan Mengapa Kredit Di Bpr Chandra Muktiartha:

    1. Bunga yang Ringan dan Bersaing Mulai 0.5% tanpa PINALTY
      Bunga adalah komponen terpenting dari kredit. Semakin besar bunga, makin tinggi cicilan bulanan Anda.
      Jadi, Anda harus menghindari bunga tinggi jika tidak ingin kesusahan membayar.
      Di BPR Chandra Muktiartha kami memberikan bunga yang murah yakni mulai 0.5% untuk berjangka, dan Bunga bersaing untuk angsuran dengan jangka waktu sampai 60 bulan. Bahkan saat ini BPR CMA memiliki produk KPR sampai dengan 10 tahun atau 120 bulan.
      Yang terpenting kredit di BPR CMA proses mudah, bunga murah dan tanpa PINALTY.
    2. Pembayaran cicilan yang rapi dan terekam
      BPR CMA menerapkan metode pembayaran dan pengambilan cicilan yang rapi dan teratur. CMA misalnya, menawarkan fasilitas debet tabungan, di mana cicilan dipotong dari rekening tabungan Anda begitu jatuh tempo.
      Jika tidak ingin rekening otomatis terpotong, Anda bisa memilih sistem transfer melalui rekening Bank Umum atau bisa datang langsung ke salah satu kantor BPR CMA. Apa pun sistemnya, BPR CMA dan Anda bisa memiliki rekaman jelas akan pembayaran cicilan yang telah dilakukan.
    3. Hukum yang jelas dan dibawah pengawasan OJK
      BPR Chandra Muktiartha didirikan sejak 13 April 1993 dan menjadi Bank dengan Predikat SANGAT BAGUS dari InfoBank sejak tahun 2011 sampai saat ini 2018. Prestasi yang sangat membanggakan dengan asset 265M dan yang jelas dalam pengawasan OJK. Semua Hasil kinerja dan pelaporan kami laporkan di OJK dan dapet diakses di Website OJK.
    4. Membangun sejarah kredit
      Begitu Anda mengambil kredit dari bank, mau itu KTA (kredit tanpa agunan), atau kartu kredit, nama Anda akan tercatat di SLIK atau Informasi debitur. Semakin Anda rajin membayar cicilan, semakin bagus riwayat kredit Anda.
      Sejarah kredit yang bagus akan membantu Anda mengambil kredit lebih besar dan lebih mudah untuk selanjutnya. Tentunya dengan bunga yang lebih ringan untuk nasabah Repeat order.
      Ayo… jangan ragu lagi untuk kredit di BPR Chandra Muktiartha. Bunga Ringan, proses Mudah dan Tanpa PINALTY.
  • Sebentar Lagi Gajian, Hindari 4 Kebiasaan Ini

    Sebentar Lagi Gajian, Hindari 4 Kebiasaan Ini

    Gajian adalah sebuah momen yang selalu ditunggu yang bisa menyegarkan dahaga dompet setiap bulan. Tapi sayang kadang kebahagiaan gajian nggakbertahan lama, apalagi kalau udah ingat cicilan, bayar kost, dan menabung demi masa depan yang nyaman dengan pasangan.
    Selain memenuhi kebutuhan di atas, kamu pernah nggak sih merasa kalau uang gajianmu lewat gitu aja dan habis tanpa jejak yang jelas. Nah kalau kamu sering mengalami hal itu, tandanya kamu belum mengatur keuanganmu dengan baik.
    Biar hal itu nggak terjadi terus-menerus, kamu harus mengubah beberapa kebiasaan yang sering kamu lakukan setelah gajian. Biasanya kan kalau gajian turun saking senangnya kita sampe lupa dan nggak sadar kalau ternyata sudah mengeluarkan banyak uang. Biar pengeluaran nggakkebablasan, yuk hindari kebiasaan buruk ini.

    1. Menghindari Uang Cash
      Usai gajian biasanya kamu nggak akan sungkan untuk mengeluarkan banyak uang. Biar kantongmu nggak kebobolan, lebih baik gunakan uang cash karena kalau bayar dengan kartu kredit atau kartu debit kamu nggak akan terasa kalau sudah mengeluarkan banyak uang.
    2. Laper Mata
      Laper mata bisa jadi penyakit buat kantongmu, apalagi kalau ada diskon. Ingat, belum tentu yang kami lihat itu benar-benar yang kamu butuhkan.
    3. Tak Membuat Daftar Belanja
      Belanja bulanan memang jadi rutinitas pengeluaran wajib untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Tapi jangan lupa untuk mencatat apa yang kamu butuhkan. Jangan sampai barang yang nggak penting kamu beli dan membuat anggaran kamu membengkak.
    4. Kebanyakan Nongkrong
      Bersosialisasi harus, tapi kamu juga mesti ingat kapasitasmu. Jangan sampai besar pasak daripada tiang ya! Apalagi sampai gali lobang tutup lobang.

    Intinya jangan sampai kita boros dan uang kita habis sebelum gajian. Masih ada sebulan yang harus lewati dan masa depan yang harus kita persiapkan. Lebih baik tabung sebagian uang kamu itu akan menjadikan kebiasaan yang baik.

    Yuk, mulai atur pengeluaran dan cari penghasilan tambahan biar tanggal tua masih bisa bernapas lega karena dompetmu masih berisi.

  • 7 Tips Bisnis Cocok untuk Generasi Milenial

    7 Tips Bisnis Cocok untuk Generasi Milenial

    Generasi milenial biasanya tak bertahan lama bekerja kantoran. Apalagi, kantor dengan peraturan ketat. Mereka adalah generasi pemikir yang tak suka dengan hal-hal kurang efisien. Tak heran, saat ini banyak dari mereka memilih menjadi pebisnis.
    Generasi milenial adalah generasi serba instan yang ingin lebih bebas dalam mengekspresikan diri. Termasuk, dalam pilihan profesi. Itulah sebabnya, sulit bagi mereka bekerja dengan penentuan jam kerja. Alih-alih melihat jam kerja mereka yang singkat, ada baiknya melihat tingkat produktivitas mereka.

    Sebuah riset pada American Express mengatakan, kaum milenial menilai penting jika nilai-nilai perusahaan tempat mereka bekerja sesuai dengan nilai-nilai kehidupan yang mereka percaya. Dengan begitu, mereka bisa lebih nyaman dan bangga saat bekerja.
    Jared Buckley, seorang konsultan dan pelatih kepribadian dari Millennial Skills Coach, Amerika Serikat, mengatakan generasi milenial adalah generasi yang mudah bosan. Jika setiap hari mereka melakukan pekerjaan sama, akan bosan dan tidak akan betah di tempat kerja tersebut. Mereka justru lebih suka jika mendapat tugas-tugas baru yang lebih menantang.
    Generasi milenial lebih menyukai pekerjaan yang tidak mengikat. Mereka akan memilih perusahaan yang memiliki jadwal fleksibel daripada perusahaan dengan jadwal nine-to-five. Karena dengan jadwal yang fleksibel, mereka bisa mengatur rencana bekerja mereka sendiri. Berdasarkan riset yang dilakukan Bentley University, 77 persen Generasi Milenial percaya bahwa dengan jam kerja yang lebih fleksibel mereka akan lebih produktif dalam bekerja.
    Di Indonesia, salah satu contoh pekerjaan yang menawarkan waktu fleksibel adalah perusahaan ridesharing, seperti transportasi online. Beberapa waktu lalu, sebelum Uber bergabung dengan Grab, merilis informasi bahwa data Uber, 65 persen mitra pengemudi Uber di Indonesia mengemudi kurang dari 10 jam per minggu. Artinya, Generasi Milenial memiliki kebebasan mengatur jadwal kapan mereka mengemudi bersama Uber.
    Sementara itu, beberapa waktu lalu, Menteri keuangan, Sri Mulyani Indrawati memandang inovasi di bidang teknologi menjadi salah satu faktor penyumbang pertumbuhan ekonomi. Apalagi saat ini perkembangan teknologi semakin masif dan merupakan era Generasi Milenial yang sangat akrab dan haus akan perkembangan teknologi. Mereka kini menjadi market sehingga dibutuhkan penyesuaian.
    “Generasi Milenial sikapnya tidak lagi seperti generasi tua seperti kita semua. Mereka tidak terlalu posesif terhadap sesuatu tetapi mereka ingin experience. Kalau mereka begitu mobile apa produk yang dibutuhkan. Hal seperti itu menurut saya agar kita tahu apa yang dibutuhkan dan diinginkan market,” tuturnya

    Jenis Bisnis yang Cocok untuk Milenial

    Di balik pesatnya perkembangan dunia bisnis adalah teknologi. Inilah yang mendorong munculnya ide-ide bisnis baru yang kebanyakan berasal dari ide Generasi Milenial. Berikut jenis bisnis yang cocok untuk Generasi Milennial

    1. Bisnis startup
      Hadirnya bisnis ini turut mengubah aktivitas sehari-hari. Bisnis jual beli, misalnya, sudah bisa dilakukan lewat media sosial. Bisnis ini ada yang bergerak di dunia produksi, pemasaran, ataupun sosial. Terlihat bisnis ini tidak terlalu profitable, namun jika ditekuni memiliki peluang bisnis yang menjanjikan.
    2. Bisnis afiliasi
      Bisnis ini adalah kerjasama antar-pemilik bisnis online dan blogger untuk membantu memasarkan barang yang dijual online shop. Orang-orang yang bekerja di dunia internet, seperti blogger, vlogger, ataupun youtuber, biasanya memanfaatkan afiliasi untuk mendapatkan uang.
    3. Kafe
      Kafe dulunya hanya dikunjungi sebagai tempat makan semata. Kini, kafe sudah menjadi tempat nongkrong hits anak muda. Karena bisnis ini sangat ketat, maka pemilik kafe harus pintar menyediakan kebutuhan kaum milenial. Jika mampu memadukan citarasa makanan, konsep, dan fasilitas, bisnis kafe akan membuahkan hasil memuaskan.
    4. Bisnis fotografi
      Dengan modal yang minim, bisa menggeluti bisnis ini. Hanya bermodalkan kamera bisa meraup keuntungan yang tidak sedikit. Apalagi saat ini makin banyak orang yang ingin mengabadikan setiap momentum secara visual berupa gambar yang menakjubkan.
    5. Bisnis online
      Bisnis ini paling digemari Kaum Milenial. Dari tahun ke tahun, jumlah pemilik bisnis onlinesemakin bertambah. Persaingan di bisnis online ini sangat ketat, jadi jika ingin menggelutinya harus mampu mengamati kebutuhan pasar lebih dulu sebelum akhirnya resmi terjun ke dunia bisnis.
    6. Trading
      Trading di Indonesia memang belum banyak dilirik milenial. Padahal trading seperti Binary Options salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan dengan mudah. Selain itu dapat dijadikan profesi menjanjikan. Trading hanya membutuhkan keterampilan, jaringan internet, dan gadget, menjadi pilihan tepat yagn dapat dicoba para milenial. Anda hanya perlu mencari tempat belajar trading seperti di wormtraders dan lainnya.
    7. Restoran
      Bisnis ini patut dilirik Kaum Milenial. Karena itu harus menawarkan sesuatu yang berbeda. Bisa berupa makanan, konsep, pelayanan, maupun fasilitas.

    Intinya, apapun bisnis yang akan dipilih nanti, tanpa hadirnya teknologi tak akan bergerak cepat. Agar bisnis berkembang dan mendatangkan keuntungan maksimal, sebaiknya memanfaatkan teknologi sebaik mungkin. Entah itu untuk menciptakan inovasi, memperbaiki produksi, hingga pemasaran dari bisnis.

    Sumber : www.wormtraders.com

     

  • 6 Tips Hadapi Dompet Kering di Tanggal Tua

    6 Tips Hadapi Dompet Kering di Tanggal Tua

    Tanggal pertengahan bulan gini biasanya udah jadi tanggal tua buat sebagian besar karyawan. Biasanya, isi dompet udah mulai menguap dan mulai bingung bertahan sampai tanggal gajian tiba.
    Saat tanggal muda biasanya sih bisa makan ayam, sate, soto, kari ayam, atau rendang di restoran Padang.Di akhir bulan kamu tetap bisa makan itu semua tetapi versi Indomie-nya. Nyesek! Ada gak sih solusinya???  Biar gak terlalu nyesek gitu.. apalagi kalau sampai ngeBon di warung atau ngutang temen buat talangan.

    Berikut 6 tips yang bisa menyelamatkan isi dompetmu setidaknya sampai sehari sebelum gajian:

    1. Kurangi jajan
    Kelihatannya murah tapi kalau sering bikin bokek juga.
    Jelang atau saat tanggal tua, ada baiknya buat kurangi atau bahkan stop jajan. Biasanya nih, jajan gorengan, es, atau beli camilan-lah yang bikin uang receh cepet habis.
    Contoh nih, kamu jajan gorengan Rp 5 ribu sehari. Padahal Rp 5 ribu itu bisa kamu pakai buat beli tempe yang bisa kamu olah buat makan seharian.
    Daripada benar-benar bokek pas tanggal tua, yuk kurangi atau stop jajan dulu.

    2. Masak sendiri di rumah atau kost
    Tetap yummy!
    Untuk sekali makan di warteg dengan menu sederhana seperti nasi, telur, dan sayur, kamu bisa merogoh kocek sampai Rp 15 ribu. Karena kamu butuh makan tiga kali sehari, maka total duit yang keluar jadi Rp 45 ribu.
    Karena ini tanggal tua, coba deh buat berusaha masak sendiri di rumah atau kost kamu. Dengan dana yang gak sampai Rp 45 ribu, kamu bisa gunakan itu buat makan tiga kali sehari.
    Misalnya nih, untuk bahan masaknya kamu bisa beli satu bongkah tempe Rp 5 ribu, dua ikat sayur kangkung Rp 3 ribu, dan 1 kilogram beras Rp 10 ribu. Total Rp 18 ribu aja, lho! Perlu dicatat pula, beras 1 kilogram kalau buat sendiri mah bisa buat 3 hari.

    3. Hemat penggunaan kuota Internet
    Kenapa harus hemat pakai kuota Internet? Takutnya, sebelum gajian, kuota kamu udah habis. Kalau udah habis, kamu harus keluar uang dong buat beli kuota lagi. Sayang banget kan?
    Udah uang tiris banget, kamu harus keluar uang dadakan pula buat beli kuota Internet. Kalau bisa hemat paket Internet minimal Rp 50 ribu, uangnya bisa buat makan tiga hari tuh.

    4. Pulang cepat dari kantor dan gak perlu hang-out
    Yang pasti, saat tanggal tua pulanglah tepat waktu dari kantor dan hindari ajakan hang-out. Pasalnya, semakin lama kamu di kantor, semakin besar godaan buat hang-out atau jajan.
    Pas weekend, kamu pun bisa pilih buat menikmati akhir pekan di rumah atau kost aja. Kamu bisa ajak teman-teman kamu buat nonton DVD aja di rumah dan kalian bisa masak makanan sendiri. Alhasil, pengeluaran buat liburan akhir pekan lebih minimalis.

    5. Atur pengeluaran kamu dari awal
    Bikin catatan.
    Yang pasti, biar gak ‘melarat’ banget pas tanggal tua, mulai bulan depan pastikan kamu udah atur pengeluaran kamu dari awal.
    Ada baiknya pas terima gaji, kamu udah stok kebutuhan kamu selama sebulan dari awal. Bahkan, stok juga cadangan makanan buat di akhir bulan supaya kamu gak pusing mikirin makan. Terus, sisihkan tabungan di awal biar kamu gak tergoda buat habisin gaji kamu pas baru terima gaji.
    Jadi, mulai sekarang bikin budgeting yang benar dari awal bulan dan patuh sama aturan yang udah kamu bikin tersebut.

    6. Cari kerja sampingan
    Pengin tetap bisa senang-senang tetapi masih bisa nabung? Ada jalan lebih mudah. Kamu bisa cari kerja sampingan buat nambah penghasilan kamu per bulan.
    Jadi, kamu pun bisa lebih leluasa ngatur budgeting karena penghasilan kamu gak pas-pasan banget. Tentu aja, kamu tetap harus mengurangi waktu hang-out karena harus gunakan buat kerja sampingan.
    Kelihatannya sih sulit, tetapi pada akhirnya bakal bikin kamu ayem. Yuk, mulai atur pengeluaran dan cari penghasilan tambahan biar tanggal tua masih bisa bernapas lega karena dompetmu masih berisi.